Pemilu 2019

Update Dugaan Money Politik Timses Caleg di Lubuklinggau, Hari Ini 2 Saksi Dimintai Keterangan

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Seorang tim sukses (Timses) Calon Anggota Legislatif beberapa waktu ditangkap warga di Jalan Kelapa Gading, RT 04

Update Dugaan Money Politik Timses Caleg di Lubuklinggau, Hari Ini 2 Saksi Dimintai Keterangan
Tribunsumsel.com/Khoiril
Ilustrasi Politik Uang Money Politic 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Seorang tim sukses (Timses) Calon Anggota Legislatif beberapa waktu ditangkap warga di Jalan Kelapa Gading, RT 04, Kelurahan Tanjung Indah, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau.

Timses tersebut ditangkap tiga hari sebelum pelaksanaan Pemilu serentak 17 April lalu.

Timses itu ditangkap karena gerak geriknya mencurigakan akan melakukan money politic di RT setempat.

Kejadian tersebut sempat membuat warga Kota Lubuklinggau geger.

Kini kejadian tersebut telah sepekan berlalu dan masyarakat menanti kejelasan kasus tersebut apakah dilanjutkan atau tidak.

UNBK dan UNKP SMP Hari Pertama di Palembang, Yoshua Optimis 75 Persen Jawaban Benar

Menyikapi hal tersebut Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Komisioner Bawaslu Lubuklinggau, Bahusi mengatakan, pihaknya masih melanjutkan proses penanganan kasus tersebut.

"Kasus tersebut masih kita lanjutkan pelapor dan terlapor Selasa (16/4) kemarin sudah kita panggil untuk dimintai keterangan tapi belum hadir," ungkapnya pada wartawan, Senin (22/4/2019).

Kemudian Kamis (18/4) lalu pihaknya kembali memanggil terlapor dan pelapor. Namun sampai hore keduanya tidak juga hadir ke kantor Bawaslu Lubuklinggau.

BREAKING NEWS-Kelelahan Kerja 36 Jam, Ketua KPPS di Lubuklinggau Pecah Pembuluh Darah

"Hari ini rencananya dua orang saksi lainnya yakni Padli dan Ferdi untuk memintai keterangan lebih lanjut. Untuk hasilnya nanti setelah kita panggil," terangnya.

Ketika disinggung apakah sampai 14 hari masa penanganan terlapor dan pelapor tidak hadir dugaan money politic tersebut akan dihentikan?

Bahusni kebingungan, menurutnya wewenangnya ada pada Gakumdu.

"Tetap akan ada rekomendasi kesimpulannya ada di Gakumdu yakni tingkat kepolisian dan kejaksaan akan memutuskannya. Tapi kita tidak tahu apa keputusannya," ungkapnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved