Berita OKU

Jelang Bulan Puasa Ramadhan, Petani di OKU Senang Harga Karet Mingguan Naik

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA-Jelang bulan puasa Ramadhan petani karet di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) merasakan kenaikan harga karet.

Jelang Bulan Puasa Ramadhan, Petani di OKU Senang Harga Karet Mingguan Naik
Tribun Sumsel/ Retno Wirawijaya
Kebun karet warga di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Petani di OKU Senang Harga Karet Mingguan Naik 

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA-Jelang bulan puasa Ramadhan petani karet di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) merasakan kenaikan harga karet.

Semula untuk harga karet mingguan hanya Rp 7.500-Rp 7.700 perkilogram saat ini naik menjadi Rp 7.800 perkilogram, Senin (22/4/2019).

Naiknya harga getah karet ini, diakui Dani seorang petani di Baturaja.

Menurutnya, peningkatan harga karet ini sangat membantu menaikkan penghasilan petani. Terutama mendekati bulan puasa.

“Biasanya harga getah karet di sini berkisar diangka Rp 7.000-7.200 perkg. Alhamdulillah saat ini ada kenaikan harga mencapai Rp 7.800 perKg."

"Kenaikan sudah terjadi beberapa hari terakhir,” ujarnya.

Gubernur Segera Buat Surat Edaran Infrastruktur Jalan di Sumsel Wajib Gunakan Aspal Karet

Tikno pemilik kebun karet lainnya juga merasa bahagia dengan harga karet yang naik.

Ia berharap agar harga karet bisa bertahan seperti ini.

Bahkan kalau bisa kata dia bisa naik lagi sehingga kebutuhan di bulan puasa dan kebutuhan menyambut hari raya bisa terpenuhi.

“Paling tidak kalau harga karet seperti ini bertahan bisa membantu perekonomian. Harapan kami petani ini pastinya naik jangan sampai turun,” harapnya.

Karet, Kopi dan Kelapa Masih Jadi Ekspor Unggulan Komoditas Pertanian Sumsel

Untuk hasil getah karet sendiri katanya juga normal. Cuaca saat ini mendukung terhadap hasil panen karet.

“Hasilnya bisa cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga kami,” katanya.

Ia mengaku menjual hasil kebun, getah karet itu yang usia mingguan.

Dimaksud mingguan, usia karet sudah 7 hari selesai di sadap atau panen.

"Kami tidak jual karet bulanan. Jika jual karet bulanan kami rugi, karena banyak susutnya," katanya.

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved