Video

Video : TPS Ini Melakukan Pemungutan Suara Tengah Malam, Ibu-ibu Nyoblos Pakai Daster

Karena tengah malam melakukan pencoblosan, warga yang datang terlihat kesulitan untuk melakukan pencoblosan.

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN -TPS  13 yang berada di Desa Kenten Laut Kabupaten Banyuasin, baru tengah malam melakukan pencoblosan.

Karena tengah malam melakukan pencoblosan, warga yang datang terlihat kesulitan untuk melakukan pencoblosan. Ini terlihat, ketika warga yang masuk ke bilik pencoblosan sedikit kesulitan untuk membaca dan melihat gambar untuk di coblos.

Warga harus mengangkat surat suara yang dipegangnya untuk bisa membaca atau melihat gambar calon yang akan dicoblos.

Tak jarang, di bilik suara warga sedikit menggerutu. Hal ini, dikarenakan kurangnya penentangan yang ada di dekat bilik suara. Hanya ada satu lampu yang ada di tengah-tengah diantara lima bilik suara.

"Besar sekali kertas ini. Mana kecil tempat nyoblosnya," ujar seorang perempuan yang baru selesai mencoblos.

Warga sekitar menggerutu bukan tanpa sebab. Dikarenakan, mereka yang sudah datang sejak pagi, sempat kesal karena logistik tak kunjung datang.

Makanya, mereka memutuskan untuk pulang ke rumah. Setelah mendapat pemberitahuan bila logistik pemilu sudah tiba terutama surat suara, mereka baru berdatangan untuk mencoblos.

Dengan mengenakan baju tidur, terutama ibu-ibu datang ke TPS ini untuk mencoblos. Usai mencoblos dan hendak meninggalkan TPS, tak jarang ibu-ibu ini melontarkan kata-kata sebagai ungkapan kekesalan.

"Sepanjang sejarah mencoblos, baru kali ini nyoblos tengah malam," ujar Dewi yang baru selesai mencoblos dan hendak pulang ke rumahnya.

Dari kelima TPS yang sempat menunda pemungutan suara, TPS 9,10,11, 12 berlangsung sejak Rabu sore. Sementara satu tersisa yakni TPS 13 baru dimulai pada pukul 12.00 WIB.

" Tadi saya sudah tidur lalu dibangunkan tetangga, katanya disuruh nyoblos, saya bangun lagi lalu ke TPS," ungkap Dewi (50) yang datang ke TPS dengan menggunakan daster. 
Ia mengaku seumur hidup baru pertama kali dalam pemilu 2019 ini menggunakan hak pilihnya pada tengah malam. Biasanya paling siang dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB.

" Tadi saya menunggu dari pagi, katanya masih ada yang kurang. Sampai sore belum ada, bahkan malam belum ada, jadi sampai ketiduran," katanya

Terlepas dari hal itu, Ia mengaku senang dapat menggunakan hak suaranya sebagai warga negara. Dan telah mencoblos orang yang menurutnya layak menjadi pemimpin Indonesia. 

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Abriansyah Liberto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved