Fakta-fakta Semrawutnya Pemilu dan Pilpres di Sumsel Palembang, Surat Suara Habis Sampai Berkelahi

Banyak kesemerawutan selama penyelenggaraan Pemilu dan Pilpres 2019 di Sumatera Selatan hari ini.

Fakta-fakta Semrawutnya Pemilu dan Pilpres di Sumsel Palembang, Surat Suara Habis Sampai Berkelahi
Tribun Sumsel/ Aang Hamdani
MONITORING - Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Denni Gapril di TPS 08 Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Rabu (17/4/2019). 

Komentar KPU Sumsel

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel memastikan, sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di kota Palembang kekurangan surat suara Pemilihan Presiden (Pilpres), Rabu (17/4/2019).

TPS yang kekurangan surat suara itu akan dilakukan Pemilu susulan.

Hal ini disampaikan ketua KPU Sumsel Kelly Mariana, setelah menggelar rapat koordinasi dengan KPU Palembang, terkait laporan beberapa TPS yang mengalami kekurangan surat suara Pilpres.

"Untuk yang kekurangan atau tidak ada surat suara seperti Pilpres, maka di stop pemberian surat suara Pilpresnya (hari ini), dan untuk 4 pemilu lainnya (DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, dan Kota) dilanjutkan."

"Nanti akan dilakukan pemilu susulan khusus untuk Pilpres," kata Kelly, Rabu (27/4/2019).

 Tidak Punya Form A5, Keluarga Pasien di RS Charitas Palembang Kecewa Tidak Bisa Memilih

 Hapit Ibrahim Antre 10 Menit di TPS, Berharap Presiden Terpilih Perhatikan Sepakbola Indonesia

Sebelumnya, kesiapan penyelenggara pemilu untuk menyukseskan Pemilu serentak dipertanyakan.

Pasalnya saat hari pelaksanaan pemilu sangat protes akibat kekurangan logistik dan kejanggalan.

Mulai dari surat suara yang tercoblos hingga kurangnya surat suara pilpres di banyak TPS.

Bakri, Petugas KPPS di TPS 044 mengatakan, sejak pagi pihaknya hanya menerima 145 lembar surat suara pilpres, dari total surat suara yang dibutuhkan 291 surat suara.

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved