Fakta-fakta Semrawutnya Pemilu dan Pilpres di Sumsel Palembang, Surat Suara Habis Sampai Berkelahi

Banyak kesemerawutan selama penyelenggaraan Pemilu dan Pilpres 2019 di Sumatera Selatan hari ini.

Fakta-fakta Semrawutnya Pemilu dan Pilpres di Sumsel Palembang, Surat Suara Habis Sampai Berkelahi
Tribun Sumsel/ Aang Hamdani
MONITORING - Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Denni Gapril di TPS 08 Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Rabu (17/4/2019). 

3. Ketua KPPS Ditusuk Anak Pak RT

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan suara (KPPS) TPS 8 Kecamatan Selangit Kabubaten Musirawas ditusuk saat sedang bertugas.

Penusuknya anak ketua RT setempat.

Hal itu diungkapkan Kapolda Sumsel, irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat meninjau TPS 58, Palembang.

"Untuk pemilu saat ini aman-aman saja, tapi ada kabar penusukan di TPS 8 Musirawas oleh anak ketua Rt setempat," ujar Kapolda, Rabu (17/4/2019).

Dari data yang dihimpun kejadian penusukan terjadi pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB.

Kejadian terjadi tepat di depan TPS 8, dikarenakan Korban Rio Habibi sebagai ketua KPPS dicurigai menyimpan kunci gembok kotak suara oleh anak Ketua RT 6, Febri Bin Arpan.

"Rio Habibi sebagai ketua KPPS 8 mengalami luka ringan, korban sadar. Pelaku nama Febri bin Arpan. Saat itu anak ketua RT sedang mencari kunci gembok kotak suara namun baru ketemu dua dia curiga cuma dua dan satunya disimpan oleh ketua KPPS," ujarnya.

Beruntung korban dapat diselamatkan. Pihak keamanan setempat langsung menangkap pelaku dan membawa korban ke klinik setempat untuk dilakukan perawatan.

"Korban dibawa ke Puskesmas Selangit, motif pelaku curiga bahwa anak kunci yang dipegang oleh ketua TPS Rio Habibi sebanyak 2 buah, pelaku mencurigai bahwa anak kunci ada 3. Saat ini pihak kepolisian tengah memeriksa pelaku lebih lanjut," ujar Kapolda.

Halaman
1234
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved