Pemilu dan Pilpres 2019

Ribuan Kotak Suara Didistribusikan ke 672 TPS di Kabupaten OKU

Ribuan kotak suara berikut logistik pemilihan umum (Pemilu) lainnya, didistribusikan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Prabumulih ke 37

Ribuan Kotak Suara Didistribusikan ke 672 TPS di Kabupaten OKU
EDISON/TRIBUNSUMSEL.COM
Ribuan kotak suara berikut logistik pemilihan umum (Pemilu) lainnya, didistribusikan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Prabumulih ke 37 desa dan kelurahan di kota Prabumulih, Selasa (16/4/2019). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Ribuan kotak suara berikut logistik pemilihan umum (Pemilu) lainnya, didistribusikan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Prabumulih ke 37 desa dan kelurahan di kota Prabumulih, Selasa (16/4/2019).

Pendistribusian itu dilakukan langsung Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri SH bersama Ketua KPUD Prabumulih, Marjuansyah dan jajaran FKPD lainnya.

Ketua KPUD Prabumulih, Marjuansyah mengatakan, sebanyak 3360 lebih kontak suara berisi surst suara dan logistik lainnya mulai didistribusikan untuk 672 Tempat Pemungutan Suara (TPS) ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di 37 Kelurahan dan desa di kota Prabumulih.

"Persiapan pencoblosan 97 persen sudah siap, baik tenda, TPS sudah siap unt hari H. Kemarin untuk penambahan logistik sudah selesai meski ada kekurangan, penambahan ini ternyata terjadi untuk seluruh daerah dan untuk kita sudah cukup," ujarnya.

Marjuansyah mengatakan, pihaknya juga meminta seluruh petugas pelaksana pemilu baik PPS maupun KPPS agar bekerja melaksanakam tupoksi sebagai penyelenggara sebaik-baiknya sesuai aturan yang ada sehingga bisa meminimalisir problem-problem yang terjadi di hari pencoblosan hingga penghitungan.

"Kami juga himbau untuk lembaga adhock baik PPS dan KPPS agar jangan melakukan perbuatan melanggar aturan, apabila terbukti melakukan pelanggaran pemilu maka akan ditindak tegas meski mereka lembaga Adhock," jelasnya.

Sementara Wakil Walikota, H Andriansyah Fikri SH ketika diwawancarai mengatakan pemerintah kota Prabumulih mengharapkan kepada pelaksana PPS dan KPPS dapat segera mengambil ke kantor kelurahan.

"Kami bersama seluruh pihak termasuk KPU dan Panwas terus menghimbau serta terus melakukan sosialisasi mengajak menggunakan hak pilih, sayang sekali kalau tidak menggunakan hak pilih karena 5 tahun sekali. Terserah mau pilih siapa sesuai hati nurani," ajaknya.

Fikri juga mengharapkan semua masyarakat kota Prabumulih menjaga keamanan dan ketertiban serta menjaga suhu politik di kota Prabumulih sehingga tidak terjadi konflik serta masalah.
"Proses keamanan tolong dijaga karena merupakan tanggungjawab kita semua dan jangan berserah karena ini tugas TNI/Polri saja. Ini kewajiban kita sebagai warga negara menjaga keamanan dan ketertiban dan situasi politik di kota Prabumulih yang sama-sama kita cintai," harapnya.

Disinggung mengenai pantauan kesiapan di lapangan, Fikri mengaku hasil pantauan kesiapan hampir 100 persen dan seluruh TPS sudah siap dan KPU sudah menyalurkan logistik. "Untuk TPS rawan di kota Prabumulih tidak ada, insyaallah di kota Prabumulih tidak ada karena Prabumulih kecil dan masyarakat sedikit banyak ada hubungan keluarga jadi untuk hal-hal berhubungan dengan konflik pemilu kemungkinan kecil sekali terjadi," bebernya.(eds)

Penulis: Edison
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved