Kampanye Sandiaga Uno di Palembang

Soal Surat Suara Tercoblos di Malaysia, Ini Jawaban Cawapres Sandiaga Uno

Calon wakil presiden (Cawapres) nomor 02 Sandiaga Uno menyayangkan adanya temuan surat suara sudah tercoblos di Malaysia.

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Prawira Maulana
ARIF BASUKI ROHEKAN/TRIBUNSUMSEL.COM
Sandiaga Uno melihat proses pembuatan kerupuk kemplang bakar saat acara kampanye di Palembang, Jumat (12/4). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Calon wakil presiden (Cawapres) nomor 02 Sandiaga Uno menyayangkan adanya temuan surat suara sudah tercoblos di Malaysia.

Ia meminta aparat terkait untuk mengusutnya secara tuntas segera, karena akan mencederai proses demokrasi.

"Sangat disayangkan, kami memberikan catatan tersendiri, ini menciderai demokrasi. Kita tentunya mempersilahkan aparat untuk bertindak karena ini tinggal 3 sampai 4 hari lagi jelang pencoblosan," kata Sandiaga saat kampanye di Palembang, Jumat (12/4/2019).

Menurut mantan Wagub DKI Jakarta ini, dirinya menilai adanya surat suara itu bukan tercoblos, tetapi sengaja dicoblos pihak- pihak tertentu, dan masyarakat akan menilai sendiri.

"Ini sangat- sangat tidak adil dan sangat- sangat menciderai. Kalau bisa berkarung- karing tercoblos, saya bilang dicoblos atau disengaja dicoblos dan ini tindakan betul- betul yang bisa membangkitkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi," ungkapnya.

Atas kejadian itu, Sandi meminta semua lapisan masyarakat untuk mengawasi bersama- sama, dan diharapkan proses hukum tidak tebang pilih.

"Yo, sama- sama disisa waktu ini kita tuntaskan dan hukum seadil- adilnya terutama yang dicoblos dan mencoblos tersebut. Dan ino harus kita lihat, apakah hukum berlaku seadil- adilnya atau hukum hanya tajam ke oposisi dan hukum tumpu kepada pengusaha. Kita harapkan penangananya dan persilahkan berkerja dan jangan terlalu berlarut melainkan cepat. Jangan sampai masyarakat tidak memiliki kepercayaan kepada penyelenggara pemilu, dampaknyaa akan negatif bagi proses demokrasi, apalagi sebentar lagi pencoblosan," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved