Aswari Rivai dan Muddai Madang Diperiksa Terkait aset yang Hilang dari PT BPI Lahat

Aswari Rivai dan Muddai Madang menjalani pemeriksaan di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Kamis (4/4/2019) malam

Aswari Rivai dan Muddai Madang Diperiksa Terkait aset yang Hilang dari PT BPI Lahat
Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
Kepala Kejati (Kajati) Sumsel, Ali Mukartono saat ditemui di kantor Kejati Sumsel, Kamis (4/4/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Mantan Bupati Lahat Aswari Rivai dan mantan Direktur Utama PT Sriwjjaya Optimis Mandiri (SOM) Muddai Madang menjalani pemeriksaan di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Kamis (4/4/2019) malam.

Pemeriksaan keduanya terkait dugaan adanya izin lahan yang tumpang tindih di Kabupaten Lahat.

"Dilaporkan adanya unsur aset negara yang hilang dari PT Bukit Pembangkit Innovative (BPI) di Lahat," ujar Kepala Kejati (Kajati) Sumsel, Ali Mukartono.

"Kami melakukan pemeriksaan karena laporan dari pihak yang merasa ada asetnya yang hilang,"sambungnya.

Namun, Kajati belum bisa menjelaskan perihal pemeriksaan secara rinci.

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak Hamburkan Uang Korupsi Untuk Beli Barang Bermerek

Kas Hartadi Beberkan Alasan Pencoretan Juan Revi dari Daftar Pemain Sriwijaya FC, Cari Penggantinya

"Karena saat ini pemeriksaan masih berjalan, jadi kami belum bisa memastikan berapa nilai kerugian. Untuk itu masih akan kami dalami lagi,"ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, Aswari dan Mudai Madang masih menjalani pemeriksaan di Kantor Kejati Sumsel.

Tribunsumsel.com masih memantau pemeriksaan ini hingga selesai.

Profil PT BPI

PT. Bukit Pembangkit Innovative (BPI) adalah Perusahaan yang didirikan khusus untuk membangun dan memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Banjarsari 2x110 MW di Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan.

Halaman
12
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved