Pemilik Toko Emas Dirampok di Palembang

Saksi Perampokan Bos Toko Emas di Palembang : Pelaku Bawa Pisau Panjang Bacok Korban

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Pasangan suami istri Djulijono alias Akiong (71 tahun) dan Kevy (65 tahun), hanya bisa terbaring lemah di Rumah Sakit

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Wawan Perdana
Istimewa
Kapolsek IT 1 Palembang Kompol Edi Rahmat mengecek korban perampokan dirawat di IGD RS Charitas Palembang, Rabu (3/4/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Pasangan suami istri Djulijono alias Akiong (71 tahun) dan Kevy (65 tahun), hanya bisa terbaring lemah di Rumah Sakit Charitas.

Pasutri pemilik toko emas ini terluka menjadi korban perampokan di Jalan Semeru, dekat Lapangan Hatta, Palembang, Rabu (3/4/2019).

Saat itu kedua korban tengah melintas menggunakan becak motor (bentor) di simpang tiga jalan Semeru Lapangan Hatta.

Dian, saksi mata di lokasi kejadian menuturkan, saat kejadian korban langsung dihentikan oleh sebuah sepeda motor yang dinaiki dua orang pria.

Saat itu mereka hendak keluar dari persimpangan jalan Semeru menuju ke jalan raya.

Cerita Pengemudi Bentor Lihat Penumpangnya Dirampok, Pukul Pelaku Pakai Balok Diancam Ditembak

Sudah Dua Kali Pemilik Toko Emas Djulijono Menghadapi Perampok, Pernah Dirampok di Toko

"Satu duduk di motor, satu lagi langsung bergerak dan narik tas hitam korban,"ucapnya.

Tidak lama kemudian, muncul lagi sebuah sepeda motor yang juga dikendarai dua orang pria.

Mereka langsung menabrak motornya ke bentor yang dinaiki korban.

"Ya pasti karena melihat temannya kesulitan merampas tas itu, jadi pelaku lain ikut membantu,"ujarnya.

Saat itu, pengendara bentor sempat bergerak untuk membantu penumpangnya yang hendak dirampok.

Tapi usahanya itu tidak berbuah hasil.

Hindari Lubang, Truk Terjun dari Jembatan Keramasan Palembang

Bongkar Kantor Lurah Sukajadi, 2 Pelajar di Prabumulih Ditangkap Polisi

Sebab, pelaku kemudian berhasil membawa kabur tas hitam berisi emas yang dibawa korban.

"Iya tukang bentornya sempat berkelahi juga sama perampok itu. Tapi jelaslah dia kalah. Pelakunya bawa pisau panjang,"ujarnya.

"Belum lagi ada pelaku lain yang datang tiba-tiba dari belakang. Bawa senjata juga. Ya sudah, nggak bisa berbuat apa-apa,"sambungnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved