Prabumulih Jadi City Gas Terbesar di Indonesia, 86 persen Warga Nikmati Jaringan Gas Rumah Tangga

Sejak tahun anggaran 2012 hingga 2018 sudah ada 42.668 pelanggan pengguna jaringan gas (Jargas) di kota Prabumulih.

Prabumulih Jadi City Gas Terbesar di Indonesia, 86 persen Warga Nikmati Jaringan Gas Rumah Tangga
SHINTA/TRIBUNSUMSEL.COM
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya menghadiri langsung peresmian jaringan gas bumi rumah tangga kota Prabumulih Sabtu (30/3/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya menghadiri langsung peresmian jaringan gas bumi rumah tangga kota Prabumulih Sabtu (30/3/2019).

Sejak tahun anggaran 2012 hingga 2018 sudah ada 42.668 pelanggan pengguna jaringan gas (Jargas) di kota Prabumulih.

Dengan rincian tahun anggaran 2012 jumlah pelanggannya berjumlah 4.650, tahun anggaran 2016 jumlah pelanggan 32.000 dan tahun 2018 pelanggannya berjumlah 6.018.

"Maka dari itu kami sangat mendukung adanya peresmian jaringan gas rumah tangga ini. Bahkan pemerintah Prabumulih juga sudah menyiapkan 15 Hektar lahan untuk PEM AKAMIGAS," ujar Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya.

Gubernur Sumsel yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan rasa bangganya atas kesiapan kota Prabumulih yang mendukung salah satu program pemerintah yakni membangun jaringan gas bumi untuk rumah tangga.

"Tapi saran saya bagi warga yang rumahnya sudah ada jaringan gas bumi, jangan lupa untuk membayarnya rutin. Soalnya kalau tidak dibayarkan, nanti makanan yang matang karena gas itu jadi tidak halal,"ucap Herman Deru yang disambut gelak tawa orang yang hadir dalam kesempatan itu.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (ESDM RI) Ignasius Jonan mengatakan sekitar 86 persen warga Prabumulih telah menikmati jaringan gas rumah tangga.

"Untuk itu bisa dikatakan bahwa Prabumulih menjadi City Gas terbesar di Indonesia. Saya sangat berharap ini dapat terealisasi semuanya di tahun 2020 nanti," ucapnya.

Sementara itu, PT Pertamina (Persero) melalui afiliasinya yaitu PT Pertamina Gas dan PT Pertamina Pertagas Niaga telah mendapat tugas dari kementerian ESDM untuk mengembangkan dan mengoperasikan Jaringan gas di wilayah Prabumulih.

"Tentu kami sangat terdorong sekali untuk menyukseskan program pemerintah dalam hal ini pengembangan jaringan gas. Sebab seperti yang kita tahu, Pertamina sangat berkomitmen untuk membantu program kementerian ESDM guna menyediakan energi yang merata bagi masyarakat Indonesia,"ujar Direktur Pemasaran korporat PT Pertamina (Persero), Basuki Trikora Putra saat ditemui usai acara.

Tercatat di tahun 2018 sudah ada 6.018 yang menjadi pelanggan jaringan gas bumi di Prabumulih.

Data tersebut meliputi Desa Karangan yang berjumlah 300 pelanggan, Desa Talang Batu 328 pelanggan, Desa Karang Bindu 887 pelanggan, Desa Karya Mulya 459 Pelanggan, Desa Tanjung Telang 463 pelanggan, Payu Putat 887 pelanggan, Patih Galung U9 200 pelanggan dan Patih Galung SP 240 pelanggan.

Pemilik proyek tersebut adalah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Direktorat Jendral Minyak dan Gas Bumi dengan sumber gas dari PT. Pertamina EP Asset 2 (1,1 MMSCFD).

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved