dr Boyke Jelaskan Ukuran Standar Alat Kelamin Pria di Indonesia, Tidak Perlu ke Tukang Urut

Ukuran alat kelamin pria tidak mempunyai arti penting dalam berhubungan seks dengan seseorang.

dr Boyke Jelaskan Ukuran Standar Alat Kelamin Pria di Indonesia, Tidak Perlu ke Tukang Urut
Tribun Sumsel/ Ika Anggraeni
dr Boyke Dian Nugraha menyampaikan materi kesehatan dalam rangka HUT PTBA, Kamis (28/3/2019) 

Ia juga mengatakan bahwa hubungan seks yang sehat hanya terjadi antara 2 pasangan yang telah terikat pernikahan.

Wisata Kuliner Palembang, Warung Terapung Tempat Menikmati Makanan Khas dengan Sensasi Berbeda

"Faktor komunikasi antar pasangan serta sejauh mana keterlibatan emosi dan kepiawaian pasangan dalam mengenal pasangan dan tehnik berhubungan seks amat menentukan dalam tercapainya kepuasan bersama," jelasnya.

Ditambahkannya adapun frekuensi hubungan seks sangat bervariasi rata-rata 1-4 kali per minggu bagi mereka berusia 30-40 tahun.

"Koistus menjadi jarang dengan meningkatnya umur, pada wanita libido meningkat sejak mulai haid sampai mencapai puncaknya diusia 35 tahun dan dapat bertahan terus hingga manopause," pungkasnya.

Ratusan emak-emak tampak antusias hadiri seminar kesehatan yang diberikan oleh Genekolog dan Konsultan Seks terkenal di Indonesia, dr H Boyke Dian Nugraha SpOG dalam rangka HUT PTBA.

Pantauan Tribunsumsel.com di lapangan, tampak ratusan emak-emak ini padati Gedung GSG Kantor PTBA Tanjung Enim untuk mendengarkan langsung ceramah kesehatan seputar reproduksi yang disampaikan oleh dokter yang saat ini bertugas di klinik Pasutri Tebet tersebut.

20 Kunci Gitar (Chord) Lagu Peterpan Paling Mudah Dimainkan oleh Pemula, Ada Lagu Bintang di Surga

Seperti yang dikatakan oleh GM UPTE PTBA, Sehedi melalui SM Lingkungan, Sungkono dalam sambutnya mengatakan bahwa masih dalam rangkaian HUT PTBA ke 38 pihaknya sengaja menghadirkan dr Boyke Dian Nugraha untuk memberikan pemahaman tentang seputar kesehatan reproruksi.

"Selama ini mungkin sebagian dari kita menganggap ini hal biasa, namun jika sudah terjangkit penyakit atau bateri tentu harus mendapat perhatian khusus, jadi sebelum terjadi sesuatu, ada baiknya kita dengarkan penjelasan yang ahli dalam bidangnya," katanya.

Selain itu lanjutnya kegiatan ini juga bertujuan untuk dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan perilaku positif masyarakat tentang kesehatan reproduksi.

" Sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, jika tubuh kita sehat tentu saja kita dapat meningkatkan kualitas kinerja kita dalam bekerja," katanya.

Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved