Sebanyak 600 Ribu Hektare Lahan Gambut Sumsel Rusak, 102 Ribu Sudah Direstorasi BRG

Menurut data dari Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia untuk di Sumatera Selatan pada tahun 2016 terdapat 615,9 ribu hektar lahan gambut

Sebanyak 600 Ribu Hektare Lahan Gambut Sumsel Rusak, 102 Ribu Sudah Direstorasi BRG
LINDA/TRIBUNSUMSEL.COM
Deputi Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan BRG, Dr. Myrna A. Safitri saat Diskusi Media Capaian Restorasi Gambut di Sumsel, Kamis (28/2/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Menurut data dari Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia untuk di Sumatera Selatan pada tahun 2016 terdapat 615,9 ribu hektar lahan gambut rusak.

Dari 615,9 ribu hektar tersebut 477,86 ribu hektarnya lahan konsensi dan 48,36 ribu hektarnya kawasan konservasi serta 89,68 hektar kawasan tak ada ijin.

"Dari tahun 2017-2018 yang sudah dilakukan restorasi oleh BRG, Pemda bersama para mitra masyarakat di Provinsi Sumsel sebesar 102 ribu hektar," ujar Deputi Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan BRG, Dr. Myrna A. Safitri saat Diskusi Media Capaian Restorasi Gambut di Sumsel, Kamis (28/2/2019).

Lebih lanjut ia menjelaskan, kegiatan restorasi gambut yang paling banyak dilakukan dengan pembasahan lahan. Karena untuk pembasahan ekosistem gambut merupakan upaya awal pencegahan kebakaran. Namun demikian perlu tetap waspadai karena kebakaran masih berpotensi terjadi.

"Kerusakan gambut yang sangat parah memerlukan waktu panjang untuk pemulihan karena gambut belum sepenuhnya kembali pada kondisi semula," katanya.

BRG mencatat penurunan titik panas secara signifikan ditemukan pada lokasi yang makin dekat dengan Pembangunan Infrastruktur Pembasahan Gambut (PIPG).

"Jika berada pada radius 0-1 km dari PIPG, rata-rata hanya ada 2,4 persen hotspot. Semakin jauh dari PIPG, hotspot bertambah. Misalnya pada jarak 1-2 km ditemukan 5,6 persen hotspot dan pada jarak lebih dari 2 km ada 92 persen hotspot," jelasnya

Pada 2018 kegitan fisik restorasi gambut dilakukan melalui mekanisme tugas pembantuan oleh Pemerintah Daerah, telah terbangun 99 sumur bor, 516 sekat kanal dan 18 upaya penimbunan kanal untuk program pembasahan ekosistem gambut atau rewetting.
2 Lampiran

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved