Breaking News:

7 Beda Teknik Pengasuhan Anak Laki-laki dan Perempuan

Para peneliti mengamati berbagai bagian otak yang menyala ketika anak perempuan dan anak laki-laki berbicara.

Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
ISTIMEWA
Ilustrasi pengasuhan anak perempuan dan laki-laki. 

Anak laki-laki tidak mencari kontak mata sesering anak perempuan. Mereka cenderung lebih komunikatif secara verbal ketika mereka duduk di samping seseorang. Jadi cobalah berbicara di mobil, saat berjalan di jalan, atau dalam cahaya redup kamarnya sebelum tidur.

Dia akan lebih nyaman berbicara berdampingan, tetapi Anda dapat membantu memusatkan perhatiannya dengan duduk berhadap-hadapan untuk permintaan atau teguran penting.

Anak perempuan mencari dan bereaksi positif terhadap kontak mata, tersenyum, dan komunikasi verbal tatap muka. Jadi, jika Anda memerlukan klarifikasi tentang peristiwa yang menjengkelkan, gunakan pertanyaan terbuka daripada pertanyaan ya atau tidak atau terkemuka. Alih-alih pertanyaan "Apakah Anda marah padanya",  maka katakan, "Seperti apa itu".

  • Diskusikan Emosi

Anak laki-laki mengalami kecemasan pemisahan yang lebih besar dan lebih mudah menangis sebelum usia 3 tahun daripada anak perempuan. Seiring bertambahnya usia, sistem saraf otonom mereka (yang mengatur detak jantung, tekanan darah, dan pencernaan) menyebabkan mereka bereaksi terhadap stres atau konfrontasi dengan kegembiraan atau kegembiraan.

Jadi berbicaralah tentang perasaan secara tidak langsung, seperti dengan membaca cerita pengantar tidur dan berbicara tentang apa yang terjadi pada karakter, atau dengan bertanya tentang detail mimpinya.

Kemampuan anak perempuan untuk membaca isyarat sosial membantu mereka menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Sistem saraf otonom mereka membuat mereka bereaksi terhadap stres dengan menarik atau merasa pusing, mual, atau takut.

Jadi jika dia pulang dengan kisah kesedihan, ketidakadilan, atau kemarahan, anggaplah diri Anda sebagai bibi yang penuh belas kasihan atau penasihat kamp dan dengarkan tanpa mengungkapkan rasa iba atau panik.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved