Berita Viral

Sedih! Baca Isi Surat Siswa SMA ini, Ditulis untuk Ibunya Sebelum Bunuh Diri

Kasus bunuh diri menggemparkan warga di Gowa, Sulawesi Selatan.; Kasus bunuh diri menggemparkan warga di Gowa, Sulawesi Selatan.

Sedih! Baca Isi Surat Siswa SMA ini, Ditulis untuk Ibunya Sebelum Bunuh Diri
instagram
bunuh diri kirimkan surat 

TRIBUNSUMSEL.COM-Kasus bunuh diri menggemparkan warga di Gowa, Sulawesi Selatan.

Menurut akun Instagram Makassar Iinfo, bunuh diri dilakukan seorang siswa SMA di Gowa.

Sebelum bunuh diri siswa ini sempat menulis surat permohonan maaf untuk kedua orangtuanya.

Isinya permohanan maaf karea telah menyusahkan orangtuanya.

Berikut isi suratnya:

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Mama maafkan anakmu yang satu ini yang bernama
MUHAMMAD ALIMUDDIN RAHMATULLAH
Mama selama saya hidup di muka bumi ini saya tidak
pernah membahagiakanmu mama. Saya hanya tau bisa
membuatmu menangis atau menambahkan beban atau
utang dimana-mana dil.
Mungkin atau kenyataannya bila aku pergi bebanmu
mama semakin berkurang dan bisa menyimpan atau
menabung uang dengan lancar.
Sekali lagi maafkan aku atau anakmu ini yang sangat
durhaka terhadap orang tuanya.
AKU PERGI IBU/MAMA
Mama saya ambil jalan tengahnya dengan mengambil
atau menghilangkan jejakku di muka bumi ini atau
pergi untuk selamanya

Pesan Alimin untuk saudaranya M. ALIMIN R kaka jaga
mama jangan sampai dia menangis bila aku pergi...
DAAAAAHHHHH
MAMA ITU MOTORTA ATAS NAMAKU KALO NOMOR
PONSEL TENTARA ADAJI DI POS POLICE
Korban ini sebelumnya pernah tabrakan dengan
seorang tentara yang belum diketahui identitasnya
kemudian mengambil STNK motor korban Muhammad
Alimin Rahmatullah.

Maraknya kasus bunuh diri sungguh memprihatinkan.

Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat memicu terjadinya bunuh diri, di antaranya:

  • Gangguan bipolar

    Orang yang memiliki gangguan bipolar akan mengalami perubahan mood yang sangat drastis.

    Yang tadinya merasa sangat gembira dan bersemangat, mendadak bisa berubah menjadi sedih, tidak bersemangat, dan bahkan depresi.

    Kalangan ini memiliki risiko 20 kali lebih tinggi untuk melakukan percobaan bunuh diri, jika dibandingkan dengan orang normal.

    Diperkirakan, satu dari tiga orang dengan gangguan bipolar akan mencoba bunuh diri setidaknya satu kali selama hidupnya.

    Penderita gangguan bipolar yang juga memiliki masalah kecemasan memiliki risiko mencoba bunuh diri yang lebih tinggi.
  • Depresi berat
    Ciri-ciri orang yang mengalami depresi berat adalah merasa putus asa, suasana hati yang buruk, merasa lelah, atau kehilangan minat dan motivasi dalam hidup.

    Ciri-ciri semacam ini dapat memberi dampak buruk bagi kehidupan orang tersebut secara menyeluruh.

    Pada akhirnya, hal ini dapat memicu mereka untuk lebih mungkin mencoba untuk bunuh diri.
  • Anoreksia nervosa

    Menjauhi makanan sebisa mungkin dan selalu berbohong bahwa mereka tidak lapar atau sudah makan, itulah tanda-tanda pengidap anoreksia nervosa.

    Penderita gangguan makan ini merasa dirinya gemuk, sehingga membuat mereka terus-menerus menurunkan berat badan.

    Mereka benar-benar mengendalikan dan membatasi apa yang mereka makan.

    Diperkirakan 1 dari 5 pengidap anoreksia nervosa akan melakukan percobaan bunuh diri setidaknya sekali selama hidupnya.

    Angka kematian karena bunuh diri cukup tinggi pada pada penderita gangguan makan ini, terlebih pada remaja wanita.
  • Gangguan Kepribadian Ambang

    Gangguan ini disebut juga borderline personality disorder (BPD).

    Tanda utama seseorang memiliki gangguan kepribadian ambang adalah sering menyakiti diri sendiri.

    Tanda lainnya adalah emosi yang tidak stabil dan terkadang kesulitan dalam bersosialisasi.

    Kalangan ini cenderung memiliki riwayat pelecehan seksual pada masa kecilnya dan memiliki risiko lebih tinggi untuk melakukan bunuh diri.

    Diperkirakan lebih dari setengah orang-orang dengan gangguan ini akan melakukan percobaan bunuh diri setidaknya sekali selama hidupnya.
  • Skizofrenia
    Sering berhalusinasi, perubahan perilaku atau percaya kepada hal-hal yang tidak benar adalah tanda-tanda orang dengan skizofrenia.

    Diperkirakan, 1 dari 20 orang dengan skizofrenia akan mencoba untuk bunuh diri.

Selain kondisi mental di atas, faktor lain yang bisa juga memicu seseorang bunuh diri adalah:

  • Pernah mengalami pelecehan seksual.
  • Faktor sosial dan ekonomi, seperti: kehilangan pekerjaan atau memiliki hutang.
  • Memiliki orientasi seksual tertentu seperti gay, lesbian, atau transgender.
  • Tahanan penjara atau seseorang yang baru bebas dari penjara juga bisa memiliki keinginan untuk bunuh diri.
  • Menjadi korban bullying.
  • Kualitas tidur yang buruk dan kurang tidur juga dikaitkan dengan peningkatan risiko bunuh diri pada kelompok lanjut usia. Lansia yang mengalami kurang tidur memiliki peningkatan risiko bunuh diri.
Penulis: Muhammad Edward
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved