Cerita Sedih Rektor UNSRI Anis Saggaf Tentang Rokok, Larang Merokok di Kampus

Rektor Universitas Sriwijaya (UNSRI) Prof Anis Saggaf mendukung gerakan anti rokok. Ada pengalaman pahit di balik itu

Cerita Sedih Rektor UNSRI Anis Saggaf Tentang Rokok, Larang Merokok di Kampus
HARTATI/TRIBUNSUMSEL.COM
Rektor UNSRI Anis Saggaf mengungkapkan alasannya tidak merokok di sela seminar kesehatan nasional 2019 rokok masa depan generasi muda pada era 4.0 di Griya Agung, Sabtu (16/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Hartati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Rektor Universitas Sriwijaya (UNSRI) Prof Anis Saggaf mendukung gerakan anti rokok.

Dia juga mengaku tidak merokok karena memiliki pengalaman pahit dengan rokok.

Ayahnya meninggal dunia dengan kondisi sebelah paru-parunya rusak.

Bertahun-tahun Anis menemani sang ayah berobat karena sakit akibat rokok.

Sebelum meninggal sang ayah berpesan agar jangan merokok karena dampaknya bukan hanya bagi diri sendiri tapi juga bagi orang lain.

"Itulah alasannya mengapa saya tidak merokok karena saya tahu persis dampaknya karena sudah mengalaminya," ujar Anis Saggaf di sela seminar kesehatan nasional 2019 rokok masa depan generasi muda pada era 4.0 di Griya Agung, Sabtu (16/2/2019).

Serius dan konsen dengan dampak bahaya rokok Anis juga menerapkan larangan merokok di kampus Unsri.

Dia bahkan memberikan saran agar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) untuk mendeklarasikan gerakan anti rokok agar gerakan anti rokok bukan cuma diceramahkan saja karena butuh eksekusi nyata.

"Mungkin juga bisa diterapkan dengan penerimaan mahasiswa baru yang diterima haruslah calon mahasiswa yang bukan perokok," ujar Anis.

Penulis: Hartati
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved