Berita Viral

Lagi Kekerasan di Dunia Pendidikan, Siswa SMA di Tanah Datar Padang Dianiaya Teman Hingga Koma

Lagi Kekerasan di Dunia Pendidikan, Siswa SMA di Padang Dianiaya Teman Hingga Koma

Lagi Kekerasan di Dunia Pendidikan, Siswa SMA di Tanah Datar Padang Dianiaya Teman Hingga Koma
instagram
siswa dianiaya hingga koma 

Lagi Kekerasan di Dunia Pendidikan, Siswa SMA di Padang Dianiaya Teman Hingga Koma

TRIBUNSUMSEL.COM-Kasus penganiayaan yang terjadi di dunia pendidikan marak terjadi belakangan ini.

Setidaknya ada dua kasus kekerasan yang menjadi sorotan.

Kasus pertama melibatkan oknum guru SMP di Gresik yang ditantang muridnya sendiri karena tak terima ditegur merokok di kelas.

Viral Beredar Foto Main Tangan, Ini 10 Momen Al Ghazali & Alyssa Daguise yang Selalu Terlihat Mesra

Heboh Beredar, Pohon Kelapa Tumbuh di Atas Pohon, Tonton Videonya

Kasus kedua terjadi di Takalar ketika empat orang siswa ditambah orangtua murid mengeroyok penjaga sekolah (satpam) di SMPN 2 Galesong Selatan bernama Faisal Daeng Pole.

Akibat penganiayaan tersebut, Satpam ini mengalami luka di bagian kepala akibat hantaman ganggang sapu.

Kali ini kekerasan kembali dialami seorang siswa kelas 1 setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di salah satu Pesantren di Kabupaten Tanah Datar-Sumbar.

Dilansir dari akun Instagram @fakta&berita Indonesia, Kamis (14/2/2019), siswa tersebut dianaiaya sejumlah teman sekolahnya.

Akibat penganiayaan tersebut, siswa ini dikabarkan koma dan saat ini dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Panjang.

Berikut Informasi selengkapnya.

Seorang siswa kelas 1 setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di salah satu Pesantren di Kabupaten Tanah Datar-Sumbar mengalami koma, yang diduga akibat dikeroyok oleh teman-temannya.

Korban bernama Robi (17) yang diduga dikeroyok oleh teman sekamarnya itu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Panjang pada Senin 11 Februari 2019 dini hari,

sebelum akhirnya dibawa ke Rumah Sakit M Djamil Padang.

"Karena tidak bisa ditangani di RSUD Padang Panjang, korban langsung dilarikan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang," ujar orangtua korban, Yose Rizal, Selasa 12 Februari 2019.

Ia mengatakan, anaknya itu diketahui mengalami geger otak dan pembocoran pada paru-paru yang membuatnya tidak sadarkan diri.

Kekerasan dikalangan pelajar terus terjadi di tanah air.

Apa sebaiknya evaluasi yang harus dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat?

Penulis: Muhammad Edward
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved