Walikota Palembang Harnojoyo Kesal, Kampung Percontohan Malah Banyak Sampah

Walikota Palembang, Harnojoyo kesal saat datang menghadiri acara penandatangan MoU

Walikota Palembang Harnojoyo Kesal, Kampung Percontohan Malah Banyak Sampah
TRIBUNSUMSEL.COM/HARTATI
Walikota Palembang Harnojoyo. 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG - Walikota Palembang, Harnojoyo kesal saat datang menghadiri acara penandatangan MoU Universitas Muhammadiyah Palembang dengan pemerintah kota Palembang dalam mewujudkan kampung KB layang-layang sejahtera mendiri.

Harno kesal karena kampung yang menjadi percontohan malah ada sampah.

"Kalau mau buat acara diperhatikan betul. Saya rela datang kesini dulu untuk melihat kampung ini tapi saya sampai sini malah sampah ada dimana-mana," ujarnya saat memulai kata sambutan.

Seharusnya kata Harno, protokol, lurah dan camat survei dulu lokasi tempat acara jangan asal-asalan.

"Mulai dari saya masuk lokasi acara. Saya sudah lihat tumpukan sampah. Panggung yang langsung menghadap spanduk berukuran besar salah satu caleg. Nanti dikira ini kampanye," ujarnya.

"Harusnya malu, banyak tamu yang datang di sini. Tamu dari forum CSR, bagaiama mau meminta dana CSR jika keadaan seperti ini," ungkap dia.

Namun begitu, Harno mengatakan kampung KB Layang-layang ini menjadi kampung percontohan.

"Kita harap semua kampung yang ada di kota Palembang ini bisa seperti ini. UMKM nya bisa hidup, kampung KB taman bermain anak-anak dan kesadaran masyarakat tentang KB sendiri," ungkap dia.

Ketua Kampung KB Layang-Layang, Usman mengatakan, kampung tersebut dinamakan Kampung Layang-layang karena merupakan sentral pembuatan layang-layang.

Menurutnya, Kampung KB Layang-Layang telah menjadi percontohan di Sumatera Selatan.

Sementara itu Ketua Forum CSR Sumsel Rianthony Natakusuma menjelaskan tentang keberadaan Kampung KB layang-layang di kelurahan 29 Ilir.

Tujuan Kampung KB tersebut adalah menata pemukiman dan membuka lapangan kerja.

"Kampung KB ini adalah salah satu yang akan dibina secara bersama. Kampung KB ini akan didorong dan digerakan diseluruh Palembang dan Sumsel," ujarnya.

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved