Wisata dan Kuliner

Produsen Kerupuk Kemplang di Palembang Mulai Kewalahan Hadapi Musim Hujan

Memasuki musim penghujan, beberapa produsen kerupuk kemplang di Kota Palembang harus pintar-pintar dalam menyiasati produksinya

Produsen Kerupuk Kemplang di Palembang Mulai Kewalahan Hadapi Musim Hujan
Tribun Sumsel/ Lusi Faradila
Proses penjemuran kemplang produksi Toko Mang Din 679 Palembang, Selasa (12/2/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Memasuki musim penghujan, beberapa produsen kerupuk kemplang di Kota Palembang harus pintar-pintar dalam menyiasati produksinya.

Cuaca yang tidak menentu kadang hujan dan kadang panas membuat penjemuran kerupuk dan kemplang membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding biasanya.

Seperti salah satu produsen kerupuk Mang Din 679 yang berlokasi di jalan H Faqih Usman No. 2581, 2 ulu Kecamatan SU I Palembang.

"Kendala kita saat musim hujan saat ini memang kondisi cuaca yang tidak menentu terkadang hujan terkadang tidak," ujar Owner Mang Din 679, Agus, Selasa (12/2/2019).

Tanggal Pernikahan Irish Bella-Ammar Zoni, Benarkah Bertepatan dengan Momen Bahagia ini ?

Dukung Jokowi di Pilpres, Ustadz Yusuf Mansyur Komentari Pribadi Prabowo dan Keluarga Sandiaga Uno

Namun toko yang sudah berdiri sejak tahun 1985 ini punya trik untuk meminimalisir dampak musim hujan.

"Kita tetap melihat cuaca, saat lagi panas tetap kita keluarin namun apabila hujan terus berarti mau tak mau kita pakai sistem seperti ikan salai,"

Toko memiliki ruangan tersendiri yang dijadikan tempat penjemuran kemplang tersebut

"Jadi di ruangan tersebut kan disusun rak dan dikipasin menggunakan kipas angin biar ada sirkulasi udara masuk mininal kemplang dan kerupuknya kering dan tidak lembab, sembari menunggu cuaca cerah,"

DPRD Prabumulih Setuju Pejabat Perlu Tes Urine, Juga Usulkan Honorer

Menyiasati Pencairan Asuransi, Pria di Lubuklinggau Ini 21 Kali Palsukan Data Konsumen Leasing

Untuk hasil memang jauh lebih baik dengan menggunakan matahari. Oleh sebab itu saat cuaca sedikit terik tetap dilakukan penjemuran kemplang.

"Karena itu biasanya saat musim panas kita selalu stok banyak. Jadi tiap tahun udah pasti nyetok, biasanya sehabis lebaran sudah mulai di stok," ungkapnya.

Penulis: Lusi Faradila
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved