Polri Bentuk Satgas Karet, Tugasnya Beri Pengawalan Pengangkutan, Penyuluhan, dan Edukasi

Strategi Pemerintah dalam pembentukan satgas khusus karet ini, nantinya sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani karet

Polri Bentuk Satgas Karet, Tugasnya Beri Pengawalan Pengangkutan, Penyuluhan, dan Edukasi
Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Kasatgas Pangan Mabes Polri Brigjen Pol Nico Afinta didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol Zulkarnain memberikan keterangan usai rapat koordinasi, Selasa (12/2/219). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Polri melakukan kerjasama dengan pejabat terkait untuk upaya peningkatan kesejahteraan petani karet di Sumsel.

Polri memberikan perhatian ini lantaran Sumsel merupakan produsen karet terbesar di Indonesia.

Hanya saja kualitas karet di Sumsel selama ini masih di bawah standar.

Oleh sebab itu masih harus diberikan edukasi agar petani bisa memproduksi karet dengan kualitas terbaik.

"Polri membentuk tim khusus untuk memberikan penyuluhan, edukasi, pengawalan pengangkutan karet ke pabrik hingga penjualan. Sebenarnya, tidak ada masalah, yang tidak dapat dipecahkan."

"Dengan kerjasama semua pihak, masalah bisa dipecahkan agar petani karet bisa sejahtera," Ujar Kasatgas Pangan Mabes Polri Brigjen Pol Nico Afinta didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol Zulkarnain, Selasa (12/2/2019).

Sempat Akui Lakukan Operasi Plastik, Tak Sengaja Terekam Begini Wajah Krisdayanti Tanpa Make Up

Marko Simic Terlibat Kasus Pelecehan, ini Deretan Wanita yang Mengaku Pernah Digoda Simic

Nico yang juga Karo Binops Mabes Polri ini mengungkapkan, komunikasi dan koordinasi serta kolaborasi terkait masalah karet mulai dilaksanakan guna melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani karet.

Strategi Pemerintah dalam pembentukan satgas khusus karet ini, nantinya sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani karet.

Apa yang dibutuhkan petani karet mulai dari peningkatan mutu, pembentukan UPTD, mudah mendapatkan pupuk, asam semut, hasil panen yang memiliki kualitas baik dan harga yang tinggi bagi petani karet di Sumsel.

"Satgas melakukan upaya edukasi untuk meningkatkan mutu dan pengawalan mutu yang sudah jadi. Dengan pengawalan yang dilakukan satgas, sehingga tidak bisa dimanfaatkan orang-orang yang akan mengambil keuntungan pribadi. Pengawalan akan dilakukan satgas dimulai dari UPTD," ungkapnya.

Polres OKU Borgol Enam Pemain Ganja di Baturaja, Jaringan Berantai

Produsen Kerupuk Kemplang di Palembang Mulai Kewalahan Hadapi Musim Hujan

Halaman
12
Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved