Musnahkan 4 Kilogram Sabu-sabu dan 500 Ekstasi, Palembang Tempat Transit Narkoba

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel memusnakan narkoba miliaran rupiah dengan cara dibalnser menjadi bubur, Jumat (8/2/2019).

Musnahkan 4 Kilogram Sabu-sabu dan 500 Ekstasi, Palembang Tempat Transit Narkoba
M ARDIANSYAH/TRIBUNSUMSEL.COM
Pemusmahan narkoba sebanyak 4 kilogram sabu dan 500 butir ekstasi dengan cara di blander yang dilakukan Ditresnarkoba Polda Sumsel,Jumat (8/2/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel memusnakan narkoba miliaran rupiah dengan cara dibalnser menjadi bubur, Jumat (8/2/2019).

Barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 4 kilogram sabu pil ekstasi sebanyak 500 butir yang diamankan dari enam tersangka yakni, Didik Haryadi, Ade Wahyudi, Ariyadi, Rudi, dan M Hatta, sedangkan 1 tersangka lagi kasusnya sudah dilimpahkan ke pengadilan.

Pemusnahan tersebut menindak lanjuti tangkapan kasus narkoba selama bulan Januari 2019 yang dilakukan Ditresnarkoba Polda Sumsel.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Farman melalui Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel AKBP Amazona menuturkan, penangkapan bulan Januari ini menjadi langkah awal dalam pemberantasan narkoba yang ada di Sumsel.

"Pemusnaan barang bukti ungkap kasus dari Lima laporan dengan enam tersangka yang barang buktinya diamankan sebanyak 500 butir pil ekstasi dan 4 kilogram sabu, barang bukti narkotika ini terungkap dari pengejaran unit jajaran Diresnarkoba Polda Sumsel," jelasnya.

Kondisi Palembang yang menjadi tempat transit bagi peredaran narkoba dianggap penting bandar narkoba dan terbukti dari hasil penyidikan selama ini.

Kondisi tersebut dimamfaatkan para bandar untuk menyalurkan narkotika dari Sumatera Jawa atau sebaliknya.

"Permintaan di Palembang juga sangat tinggi. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama, dalam memberantas peredaran narkotika tersebut," jelasnya.

Bila 1 kilogramnya sabu digunakan 6000 orang dan ekstasi 500 butir bisa digunakan 6000 orang, maka sekitar 30 ribu generasi muda dapat diselamatkan.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved