Video

Wajah Pelaku Pembunuhan Mahasiswi UIN Raden Fatah, Pernah Dipenjara Dengan Kasus Yang Sama

Setelah hasil dari tim laboratorium forensik, dipastikan juga bercak sperma yang berada di tubuh korban adalah milik pelaku Sairun.

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM - Sairun pembunuh Fatmi mahasiswi UIN Raden Fatah yang dibunuhnya di Kelekar Muara Enim, mengaku sudah merencanakan niat untuk merampok.

Dijelaskan Kapolres Muaraenim, AKBP Afner Juwono, penangkapan Sairun berawal dari kecurigaan penyidik saat berada di tempat kejadian perkara.

Saat itu, beberapa saksi dipanggil sehingga muncul nama Sairun yang menunggu lahan tersebut.

Sairun juga diketahui bekerja menunggu lahan tersebut.

Setelah hasil dari tim laboratorium forensik, dipastikan juga bercak sperma yang berada di tubuh korban adalah milik pelaku Sairun.

"Sebagai pembanding, ternyata hasil dari lab forensik sperma identik milik pelaku (Sairun)," kata Afner saat rilis di Polsek Gelumbang, Jumat (1/2/2019) malam.

Dilanjutkan Afner, Sairun sehari sebelumnya sudah merencanakan ingin memiliki sepeda motor atau merampok Fatmi.

Disaat itu, korban yang sudah mengantar ibunya ke kebun atau ladang, pelaku bersembunyi sebelum menodong Fatnmi yang berlokasi di simpang tiga.

"Pelaku langsung menghentikan korban, korban pun sudah menyerahkan motor. Namun, korban menarik penutup wajah dan terbuka hingga mengenali Sairun,"

"Lantas hal itu membuat Sairun kalap langsung memukul Fatmi dan tangannya diikat," jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Edison
Editor: Abriansyah Liberto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved