Mengenal Haidir Tamimi Putra Palembang Wakil Indonesia di International Student Congress Macedonia

Haidir yang juga merupakan alumni SMAN 3 Palembang ini berhasil terpilih setelah abstraknya lolos seleksi dari sekitar 3 ribu abstrak yang masuk

Mengenal Haidir Tamimi Putra Palembang Wakil Indonesia di International Student Congress Macedonia
Istimewa
Masagus Haidir Tamimi, putra daerah asal Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM-Masagus Haidir Tamimi, putra daerah asal Palembang ini membuat takjub banyak orang.

Mahasiswa yang kini menempuh pendidikan di Institut Pertanian Bogor (IPB) terpilih menjadi satu-satunya delegasi Indonesia di The 5th International Student Congress di International Balkan University, Skopje, Macedonia beberapa waktu lalu.

Haidir yang juga merupakan alumni SMAN 3 Palembang ini berhasil terpilih setelah abstraknya lolos seleksi dari sekitar 3 ribu abstrak yang masuk.

Ia berhak mempresentasikan inovasinya berupa penanggulangan sampah sungai di Jakarta bersama 135 persentator dari 45 negara di kongres tersebut.

Tidak Banyak yang Tahu, Titi Kamal Juga Rayakan Imlek, Ini Tradisi yang Kerap Dilakukan

Wagub Sumsel Mawardi Yahya Ajak Kepala Daerah Berangus Praktik Pungli

"Awalnya saya belajar Pengantar Ilmu Pertanian (PIP) saat masih PPKU atau tingkat satu di IPB. Tentunya sungai memiliki peran penting bagi pertanian dan juga isu kelautan," curhatnya.

Dia mengatakan kalau dirinya juga prihatin dan resah terhadap masalah sungai Jakarta yang dapat mencemari lautan.

"Fokus saya ada di Pesisir Marunda, Jakarta Utara" ujar mahasiswa yang juga terkenal berkat inovasinya di bidang energi, yaitu Briket Kayu Gelam ini.

Karena hal inilah, anak kedua dari lima bersaudara ini melakukan konsultasi bersama dosen PIP nya saat itu, yakni Dr Fedi Sondita yang merupakan ahli kelautan untuk melakukan penelitian.

Promo Valentine Makan Malam Romantis Rp 300 Ribu di Hotel Santika Radial Palembang

Harga HP (Smartphone) Oppo Terbaru Februari 2019 - Oppo F9, Oppo A71, Oppo F5, Oppo A83, Oppo A3s

"Besoknya, saya bersama rekan saya, Annas langsung melakukan observasi lapangan dan wawancara di Jakarta Utara. Dan, inovasi yang diciptakan adalah Jaring Pemberantas Sampah (JAPAS) untuk menanggulangi sampah sungai Jakarta yang sangat ramah lingkungan," jelasnya.

Inovasi tentang lingkungan tersebut sangat cocok (applicable) dan sangat diapresiasi oleh 134 peserta lain dari belahan dunia di kongres tersebut.

Halaman
12
Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved