Bursa Transfer 2019

Resmi Pulang Kampung, Membela PSIS Semarang, Harga Transfer Septian David Maulana Capai Segini

Resmi Pulang Kampung, Membela PSIS Semarang, Harga Transfer Septian David Maulana Mencapai Rp 3,6 M

Septian David Maulana 

Resmi Pulang Kampung, Membela PSIS Semarang, Harga Transfer Septian David Maulana Capai Segini

TRIBUNSUMSEL.COM - Dipastikan pergi dari Mitra Kukar. Gelandang Serang Timnas Indonesia, Septian David Maulana langsung dihubungkan dengan sejumlah klub besar di Liga Indonesia.

Setelah beberapa pekan menjadi rumor.

Kini, klub tujuan Septian David Maulana terjawab sudah.

Putra asal Semarang jawa Tengah ini, kembali ke kampung halamannya untuk bergabung dengan PSIS Semarang.

Resmi Menjabat Sebagai Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto Resmi Mundur Dari CEO Arema FC

Septian David Maulana diikat kontrak selama satu tahun oleh PSIS Semarang hingga Desember 2019.

Diakui oleh Septian David Maulana, ia senang bisa bergabung dengan PSIS Semarang.

Apalagi, PSIS Semarang merupakan tim dari kota kelahirannya.

Berseragam PSIS Semarang, Septian David Maulana Senang Septian David Maulana mengaku senang karena bisa membela PSIS Semarang yang merupakan tim dari kota kelahirannya. Septian David Maulana dipastikan akan berseragam PSIS Semarang pada kompetisi Liga 1 2019. Penantian cukup lama akhirnya terwujud. Hal tersebut terang saja membuat David senang. "Alhamdulillah, pastinya senang hehe. Siapa sih yang enggak senang membela tim dari kota kelahirannya? Semua orang pasti menginginkan main di kota kelahirannya termasuk saya sendiri. Akhirnya saya bisa bermain di Semarang yang dulunya saya hanya bisa nonton PSIS di tribune, sekarag bisa bermain untuk PSIS," kata David, Senin (21/1/2019). Tak dipungkiri, David menjadi salah satu pemain yang dinanti-nantikan oleh suporter. Bahkan di akun Instagram, banyak warganet yang tak sabar dengan kabar terkait gelandang timnas Indonesia itu. "Saya sangat berterima kasih kepada semua suporter Semarang. Salah satunya saya ingin bermain di PSIS juga karena suporternya. Pastinya saya ingin bawa PSIS lebih berprestasi dari tahun kemarin," ujar David. Berhasil membawa 'wonderkid' pulang ke rumah, Yoyok Sukawi selaku CEO PSIS, bersyukur dengan upaya yang dilakukan oleh manajemen. "Alhamdulillah, kita sukses membawa kembali 'wonderkid' ke rumah. Saya akui tidak mudah, namun @septiandavidmaulana anak yang baik, punya keinginan kuat untuk pulang," ucap Yoyok. #PSIS

"Alhamdulillah, pastinya senang. Siapa sih yang enggak senang membela tim dari kota kelahirannya?" kata David kepada BolaSport.com melalui telepon, Senin (21/1/2019).

"Semua orang pasti menginginkan main di kota kelahirannya termasuk saya sendiri."

Penantiannya untuk berseragam PSIS akhirnya terwujud pada musim 2019.

Apalagi, ia sudah sering menyaksikan pertandingan tim berjulukan Mahesa Jenar tersebut.

"Akhirnya saya bisa bermain di Semarang. Dulu, saya hanya bisa nonton PSIS di tribun, sekarang bisa bermain untuk PSIS," ujarnya.

Diakui oleh David, ia sejak kecil sudah menyaksikan pertndingan PSIS bersama dengan ayahnya.

"Dari kecil, saya sudah sering menyaksikan waktu PSIS main, tetapi nontonnya sama bapak," ucap pemain berusia 22 tahun itu.

Sementara Bos PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengaku senang bisa mendatangkan eks pemain Mitra Kukar, Septian David Maulana.

Dituturkan oleh Yoyok Sukawi, ia bersyukur bisa membawa pulang kembali Septian David Maulana.

"Alhamdulillah, kami sukses membawa kembali wonderkid ke rumah," kata Yoyok Sukawi kepada BolaSport.com melalui telepon, Senin (21/1/2019).

"Saya akui tidak mudah, tetapi Septian David Maulana anak yang baik, punya keinginan kuat untuk pulang," tuturnya.

Takut Harta Kekayaannya Hanya Sementara, Raffi Ahmad Serius Bakal Hijrah? Ucapan Ini Jadi Pertanda

Resmi mendapatkan jasa Septian David Malauna.

PSSI Semarang dipastikan harus merogoh kocek yang cukup dalam.

Berdasarkan nilai transfer dari transfermarkt, nilai transfer Septian David Maulana mencapai 225 ribu Euro.

Bila di kurs rupiah saat ini, harga transfer Septian David Maulana mencapai Rp 3,6 Miliar.

Namun belum ada konfirmasi resmi dari manajeman soal harga transfer ini.

Bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ismahidi (50) bersama istrinya Nelidawati (45) merupakan petani kopi di Talang Way Lagan, Desa Bumi Kawah, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). . Namun, semangat dan perhatian keduanya terhadap dunia pendidikan patut diacungi jempol. . Meski dengan keterbatasan fasilitas keduanya mengabdikan diri sebagai tenaga pengajar/guru di salah satu sekolah swasta di dalam talang atau daerah jauh dari pusat kota. . Lokasi mereka mengajar di SD Swasta Beringin Jaya. Jumlah murid ada lebih kurang 34 siswa/siswi. . Terdiri dari kelas 1 sampai 6. Lokasi SD tersebut di Talang Way Lagan, Kec Lengkiti. . Simak Cerita Selengkapnya di IG @tribunsumsel yaa . . TRIBUNSUMSEL.COM/Retno Wirawijaya #Guru #nonPNS #KisahInspiratif #KisahGuru #GurudiOKU #CeritaMengharukan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved