Breaking News:

Berita Palembang

UIN Raden Fatah Mulai Buka Pendaftaran (Penerimaan) Calon Mahasiswa Baru, Ini 5 Jalur Tersedia

Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang mulai menerima pendaftaran calon mahasiswa baru tahun 2019

Penulis: Melisa Wulandari | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Melisa Wulandari
Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAKK) UIN Raden Fatah Palembang, Mirwan Fasta, SAg, MSi, 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Memasuki masa Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2019, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang mulai menerima pendaftaran calon mahasiswa baru.

Jika Perguruan Tinggi Negeri (PTN) hanya menerima tiga jalur masuk, maka Universitas Islam Negeri (UIN) yang berada dibawah Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristrk Dikti) dan Kementrian Agama (Kemenag) ini membuka lima jalur untuk PMB.

"Banyak peluang untuk kuliah di kampus ini dikarenakan tersedia tes lewat Kemenristek Dikti (SNMPTN dan SBMPTN) dan Kemenag (SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN) ditambah Ujian Mandiri," ujar Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAKK) UIN Raden Fatah Palembang, Mirwan Fasta, Kamis (17/1/2019).

Dia juga mengatakan saat ini pihaknya sudah mulai melakukan sosialisasi baik turun langsung ke sekolah maupun media.

Pinjamkan Pistol Ke Kawanan Rampok Rumah Kades, Warga Pulau Rimau Ini Terancam Penjara 20 Tahun

Rika Dibegal Saat ke Pasar Induk Jakabaring, Sempat Pertahankan Motor

"Tahun ini kami juga memangkas kuota, dari 4.416 menjadi 3.800an kursi dengan lima jalur yang ada dengan berbagai jadwal seleksi yang berbeda," katanya.

Bahwa dari kuota yang disediakan meliputi sembilan fakultas dan 38 program studi (prodi) dengan rincian 28 prodi Keagamaan dan 10 prodi umum.

Para calon mahasiswa peminat prodi umum dapat mendaftar melalui SNMPTN dan SBMPTN sedangkan untuk prodi keagamaan bisa mendaftar melalui SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN atau bisa juga mandiri.

"Terkait perubahan regulasi untuk jalur SNMPTB dan SBMPTN, kami tetap menuruti apa yang menjadi kebijakan pusat. Sedangkan untuk jalur mandiri kami akan melihat dulu serapan dari 4 jalur masuk sebelumnya," katanya.

Dia menambahkan tidak lagi buka mandiri II.

Heboh Pelajar SMA Asal Rupit Muratara Bisa Bakar Kertas dan Setrum Guru dengan Tangan, Tampak Sakti

Pernah Tonjok Fans Gegara Bagian Tubuh Via Vallen Dicolek-colek, Kalau Nyolek Itu Menikmati

Tapi di perjalanan ada beberapa prodi yag menginginkan peneriman lagi sebab target kuota belum terpenuhi.

Pemangkasan kuota juga pertimbangannya karena keterbatasan sarana dan prasarana, dan tahun 2019 ini masih memaksimalkan kampus A ini.

Sementara itu, ditambahkan Kepala pusat IT dan pangkalan data UIN RF, Fahruddin, kemungkinan peminatan prodi tahun ini masih sama seperti tahun sebelumnya yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) khususnya prodi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah.

"Disusul dengan prodi Pendidikan Agama Islam dari Fakuktas Tarbiyah. Tapi kita akan lihat dulu daya tampung masing-masing prodi tahun ini, agar bisa menerima mahasiswa baru sesuai dengan target," jelasnya.

Indonesia Akan Miliki Pelatih Lisensi Pro AFC, Ini Daftar 20 Namanya

Keroyok Istri Pertama, Eko dan Istri Simpanannya Ditangkap Polsek Megang Sakti Musirawas

Adapun beberapa Prodi umum yang bisa diikutkan dalam SNMPTN dan SBMPTN yakni Fakuktas Saintek prodi Kimia dan Biologi, FISIP prodi Ilmu Politik dan Ilmu Komunikasi.

Fakultas Tarbiyah ada ada pendidikan Matematika, pensidikan Fisika, pendidikan Kimia, dan pendidikan Biologi lalu yang terakhir Fakultas Adab dan Humaniora prodi Ilmu Perpustakaan.

"Sepertinya tahun ini bertambah satu lagi prodi umum, yakni Jurnalistik. Sebab izinnya ternyata dikeluarkan oleh Dikti," terangnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved