Bayi Malang dengan Usus Besar Keluar dari Pusar Dirujuk ke RSMH

Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sutowo Baturaja, beberapa hari lalu menerima pasien bayi yang lahir dengan usus yang keluar dari pusar

Bayi Malang dengan Usus Besar Keluar dari Pusar Dirujuk ke RSMH
ISTIMEWA
Bayi malang dengan usus besar yang meluar dari pusar. 

Bayi Malang dengan Usus Besar Keluar dari Pusar Dirujuk ke RSMH

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sutowo Baturaja, beberapa hari lalu menerima pasien bayi yang lahir dengan usus yang keluar dari pusar atau bahasa kedokteran disebut Omphalocele.

Dari informasi yang diterima, Senin (14/1/2019) bayi ini lahir sekitar 4 hari yang lalu di Bidan, di kawasan Kelurahan Kemelak Bindung Langit Kecamatan Baturaja Timur.

Mengetahui kondisi bayi yang ususnya keluar dari pusar, pihak bidan akhirnya merujuk bayi tersebut ke RSUD Ibnu Sutowo Baturaja.

"Memang benar ada bayi yang mengalami hal demikian. Saat ini pasien bayi tersebut di rujuk ke RSMH Palembang," kata Direktur RSUD dr Ibnu Soetowo Baturaja, dr Rynna Dyana.

Yang jadi persoalannya itu tadi, orang tua bayi tak punya biaya.

Yang bersangkutan pula, ternyata tidak masuk dalam daftar warga yang dijamin kesehatannya oleh pemerintah melalui JKN-KIS

Pihak RSUD, kata Rynna, sebenarnya telah memberikan bantuan untuk pihak keluarga agar membawa bayi tersebut ke RSMH untuk dilakukan tindakan medis lebih lanjut. Namun oleh pihak keluarga sempat menolak dengan alasan tidak memiliki biaya kalau mau operasi.

"Ini harus operasi, dokter spesialis bedah yang dialami bayi itu hanya ada di RSMH Palembang. Kita rujuk ke RSMH Palembang. Walaupun masuk dalam pasien umum, untuk biaya rumah sakit selama dirawat di RSUD sr Ibnu Soetowo Baturaja kita gratiskan," katanya, secara pribadi ia juga sudah memberikan bantuan uang tunai untuk pasien.

Bayi tersebut tetap dirujuk ke RSMH Palembang, setelah Direktur dr Rynna menjadi penjamin pasien bayi yang orang tuanya tidak memiliki biaya untuk melakukan pengobatan.

"Terkait hal ini saya sudah berkordinasi dengan Sekda OKU untuk tindak lanjut biaya pengobatan," katanya.(rws)

Ist

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved