Panduan Niat dan Tata Cara Mandi Wajib atau Mandi Junub Berdasarkan Hadist Nabi

Banyak di antara kita mungkin belum terlalu paham bagaimana tata cara mandi wajib atau mandi junub padahal ini sangatlah penting

Panduan Niat dan Tata Cara Mandi Wajib atau Mandi Junub Berdasarkan Hadist Nabi
google.com
ilustrasi mandi wajib 

“Nawaitu Ghusla Liraf’il Hadatsil Akbar Minal Nifasi  Fardhlon Lillahi Ta’ala.” Artinya: “Aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadast besar dari nifas fardu karena Allah ta’ala”

d. Do’a niat mandi wajib setelah berhubungan suami – istri / keluar mani / mimpi basah

“Nawaitu Ghusla Liraf’il Hadatsil Akbari ‘An Jamiil  Badanii Likhuruji Maniyyi Minal Inaabati Fardhan
Lillahi Ta’aal.” 

Artinya: “Aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadast besar dari seluruh tubuhku karena mani dari
jinabat fardhu karena Allah ta’ala”

Perintah mandi wajib ada dalam surat Al-Maidah ayat  6:

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam erjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus)  atau menyentuh perempuan,

lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu.

Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur”

Selanjutnya surat An-nisa ayat 43;

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu  mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi”.(lis/berbagai sumber)

Penulis: Lisma
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved