Berita Viral

Mirip Kisah Arya Permana, Wanita di Palangkaraya ini Alami Obesitas, Beratnya Kini 300 Kilogram

Memiliki bentuk tubuh langsing dan ideal merupakan dambaan bagi kaum hawa.

Mirip Kisah Arya Permana, Wanita di Palangkaraya ini Alami Obesitas, Beratnya Kini 300 Kilogram
Instagram/ndorobeii
Titi Wati 

Dulu Punya Badan Langsing, Lihat Perubahan Bentuk Tubuh Wanita Ini Mencapai 300 Kilogram

TRIBUNSUMSEL.COM - Dulu punya badan langsing, lihat perubahan bentuk tubuh wanita ini mencapai 300 kilogram.

Memiliki bentuk tubuh langsing dan ideal merupakan dambaan bagi kaum hawa.

Tak sedikit wanita rela bekerja keras untuk tetap manjaga bentuk tubuh ideal.

Namun rupanya tidak bagi wanita satu ini.

 

Seorang wanita asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah terbaring lunglai di ubin rumahnya.

Titi Wati seorang ibu rumah tangga yang seharusnya dapat mengerjakan pekerjaan rumah, kini hanya dapat terbaring di lantai rumahnya.

Hal itu lantaran wanita berusia 37 tahun itu mengalami obesitas atau berat badan berlebih.

Sebelum mengalami obesitas, Titi wati sempat memperlihatkan foto di masa dirinya memiliki bentuk rubuh ramping dan ideal.

Titi Wati
Titi Wati (Instagram/ndorobeii)

Menurut info yang beredar di salah satu akun instagram @ndorobeii,

Selama tujuh tahun berjalan Titi Wati hanya dapat menghabiskan waktu dirumahnya.

Menonton tv dan menyanyi (karaoke) dirumah merupakan kebiasaan dan hobinya setiap hari.

Berat badan Titi kian hari kian bertambah sehingga membuatnya sulit untuk beraktifitas.

Menurut keterangannya, di tahun 2013 saat terakhir ia menimbang bobot tubuhnya sebesar 167 kilogram.

Namun kini berat badannya bertambah menjadi 300 kilogram.

Kabar Arya

Siapa yang tidak penasaran dengan cara bocah obesitas, Arya Permana, turunkan berat badan sampai 102 kg?

Lama tidak terdengar kabar, Arya Permana diketahui tengah menjalani program diet ketat dan cara bocah obesitas itu turunkan berat badan pun menjadi sorotan publik.

Lantaran berhasil melakukan diet ketat, publik pun dibuat penasaran dengan bagaimana cara bocah obesitas, Arya Permana, turunkan berat badan dari berat sebelumnya yang nyaris 200 kg.

Dilansir Grid.ID  dari Kompas.com, nama Arya Permana sempat menghebohkan publik tanah air pada pertengahan tahun 2017.

Bagaimana tidak, bocah asal desa Cipuwaru, Karawang ini memiliki berat badan hampir 200 kg.

Berat badannya yang berlebih dan tidak sesuai dengan laju tumbuh kembangnya membuat media dalam dan luar negeri menyebutnya sebagai anak paling gemuk sedunia.

Lantaran memiliki bobot tubuh yang melebihi anak-anak seumurnya, Arya tidak bisa bermain diluar dan hanya bisa berbaring di lantai rumah.

Namun, dua tahun setelah pemberitaan, penampilan Arya terlihat berubah drastis.

Dilansir Grid.ID  dari Tribunnews, Arya Permana berhasil menurunkan berat badan hingga 102 kg.

Kini berat badan Arya Permana berkisar 90 kg.

Putra dari pasangan Ade Somantri dan Rokayah ini pun bertekad akan terus giat menjalani pola makan sehat hingga mencapai berat ideal.

Penasaran seperti apa usaha yang dilakukan Arya Permana, si bocah obesitas yang berhasil menurunkan berat badan hingga 102 kg?

Berikut 3 usaha Arya Permana dalam menurunkan berat badan yang berhasil dilansir Grid.ID dari Kompas.com.

1. Operasi Penyempitan Lambung

Pada April 2017, Arya Permana berhasil menjalani operasi penyempitan lambung.

Operasi penyempitan lambung ini dilakukan oleh tim dokter Rumah Sakit Omni Alam Sutera, Tangerang.

Lantaran berat tubuhnya yang abnormal, pihak rumah sakit menyarankan Arya untuk melaukan operasi penyempitan rongga lambung.

Hal ini dilakukan supaya Arya mudah kenyang dengan makanan porsi normal atau sedikit.

3 Cara Bocah Obesitas, Arya Permana, Turunkan Berat Badannya Sampai 102 Kg
KOMPAS.com/Reni Susanti
3 Cara Bocah Obesitas, Arya Permana, Turunkan Berat Badannya Sampai 102 Kg

“Berat saya turun drastis sejak operasi Bariatrik di RS Omni Alam Sutera, Tangerang. Lambung saya ‘dikecilin’ sejak itu nafsu makan saya berkurang dan saya makan enam sendok saja sudah kenyang,” Imbuh Arya seperti yang dikutip Grid.ID dari Kompas.com.

Dilansir Grid.ID dari Kompas.com, ayah dari Arya Permana mengatakan dari operasi ini, lambung putranya hanya disisakan 30% dari ukuran normal.

Keberhasilan operasi ini membuat Ade dan istrinya tidak berhenti-henti mengucap syukur.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung Arya untuk kembali sehat.

 Nonton Bola TV Online TV One (Live Streaming) Sriwijaya FC vs Mitra Kukar di Gojek Liga 1, Sore ini

2. Mengubah dan menjaga pola makan

Pasca operasi, pola makan Arya dijaga ketat oleh keluarganya.

Mulai dari mengubah porsi yang biasa ia makan sampai mengganti jenis makanan yang biasa Arya santap.

Hal ini dilakukan pihak keluarga agar Arya bisa menurunkan berat badannya dengan baik.

Pola makan Arya pun mulai berubah semenjak itu.

Biasanya, dalam sehari Arya sanggup menyantap tiga sampai empat porsi makan orang dewasa.

Tidak hanya itu, ia juga kerap mengkonsumsi tiga sampai empat bungkus mi instan dalam sehari.

Kini, semenjak pola makannya diubah dan dijaga oleh keluarganya, Arya makan dengan porsi normal.

3 Cara Bocah Obesitas, Arya Permana, Turunkan Berat Badannya Sampai 102 Kg
Youtube Trans7
3 Cara Bocah Obesitas, Arya Permana, Turunkan Berat Badannya Sampai 102 Kg

Dalam sehari, Arya makan hanya tiga kali dan langsung merasa kenyang hanya dengan empat sampai lima suap.

Untuk menjaga gizi dan nutrisi dalam tubuhnya, Arya juga mengkonsumsi susu protein sesuai arahan dokter.

3. Hindari makanan manis.

Bukan rahasia lagi jika konsumsi glukosa dan karbohidrat secara berlebihan mampu membuat berat badan naik dengan cepat.

Dilansir Grid.ID  dari laman NHS, glukosa dan karbohidrat memiliki kalori yang lebih tinggi dibandingkan senyawa kimia lainnya pada makanan.

Glukosa dan karbohidrat hadir dalam bentuk beras, gula, umbi-umbian dan lain-lain.

Glukosa dan karbohidrat memiliki struktur senyawa yang membutuhkan waktu untuk terbakar dalam metabolisme tubuh sebagai energi.

Penumpukan glukosa dan karbohidrat berlebih dalam tubuh dapat memicu obesitas atau penyakit lainnya seperti diabetes mellitus.

Itu sebabnya kelebihan berat badan biasanya disebabkan oleh konsumsi gula berlebih.

Dalam menurunkan berat badan, Arya menerapkan diet ketat pada konsumsi gula sesuai arahan dokter

Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved