Penipuan WO Mikhayla Palembang

Wedding Organizer (WO) Kabur, Tamu Pesta Pernikahan di Gedung Suka Ria Palembang Tak Makan 

Pasangan ini beserta keluarganya harus menanggung malu lantaran 1000 porsi makanan yang rencanya disediakan bagi para tamu undangan tak kunjung hadir

Wedding Organizer (WO) Kabur, Tamu Pesta Pernikahan di Gedung Suka Ria Palembang Tak Makan 
Istimewa
Uut pemilik Wedding Organizer (WO) Mikhayla Decoration 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Hari pernikahan biasanya identik dengan kebahagian dan suka cita bagi kedua mempelai maupun seluruh anggota keluarganya.

Namun tidak bagi pasangan MAP dan dan FW.

Hari resepsi pernikahannya yang digelar di Gedung Sukaria Palembang, Sabtu (5/1/2019) kemarin, menjadi hari bahagia sekaligus menyakitkan bagi keduanya.

Kisah Sedih Pengantin Ditipu WO Sampai Tamu Tak Makan, Pemilik WO Caleg Dapil 1 Palembang

Kedua pasangan beserta keluarganya harus menanggung malu lantaran 1000 porsi makanan yang rencanya disediakan bagi para tamu undangan tak kunjung hadir sampai acara selesai.

Pasangan ini bersama keluarganya menjadi korban penipuan dari Wedding Organizer (EO) Mikhayla Decoration milik RI alias Uut.

Harga Oppo F9, Oppo F7 dan Oppo A3S Terbaru 2019 Beserta Spesifikasinya, Harga Jutaan Berkualitas

Wawancara Khusus Eddy Santana Putra (ESP), Kiat Sukses Bangun Palembang dan Saran untuk Harnojoyo

EO ini dipercaya mengurus berbagai keperluan di acara sakral tersebut.

Uut merupakan calon legislatif (Caleg) DPRD Kota Palembang.

"Saya benar-benar tidak menyangka dia (Uut) tega nipu kami, mempermalukan kami. Benar-benar saya tidak habis pikir sama dia,"ujar mempelai perempuan, MAP pada Tribunsumsel.com, Minggun (6/1/2019)

Meskipun tanpa makanan, acara tetap berlangsung.

Mengingat para kerabat, kolega hingga tamu-tamu penting, banyak yang datang ke pernikahan mereka.

Mengenal Sosok Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara, Anak Petani Sempat tak Bisa Ambil Ijazah

Kini Hidup di Rumah Berplafon Emas 22 Karat, Ini Potret Rumah Masa Kecil Andre Taulany

"Acara tetap kami lanjutkan, meskipun tanpa makanan. Mau bagaimana lagi, tamu sudah datang dan tidak mungkin disuruh pulang. Tapi setiap kali bersalaman, kami selalu bilang maaf pada tamu."

Halaman
1234
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved