Berita Palembang

Pelajar SMK Ini Tewas Jadi Korban Perampokan Saat Berteduh di Bawah Stasiun LRT Cinde Palembang

Dwi Saputra meninggal dunia. Dwi merupakan korban perampokan saat berteduh di bawah Stasiun LRT Cinde Palembang.

Tribun Sumsel/ Lusi Faradila
Marsudi ayah korban Dwi Saputra saat melaporkan kejadian yang di alami anaknya ke Polresta Palembang, Selasa (1/1/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Nasib tragis harus dialami Dwi Saputra (17 tahun), pelajar SMK di Kota Palembang, pada Senin (31/12/2018) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Dwi Saputra meninggal dunia. Dwi merupakan korban perampokan di bawah Stasiun LRT Cinde Palembang.

Menurut ayah korban, Marsudi (51 tahun) warga Desa Talang Keramat, Kelurahan Kenten, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, anaknya bersama dua temannya pulang dari jembatan Ampera dengan mengendarai sepeda motor beat BG 6779 JAP, dan motor KLX.

Viral Foto Kecelakaan di Prabumulih, Sebut Ada Hal Mistis di Belakang Pohon, Ini Faktanya

Malam Tahun Baru Meriah di Hotel Santika Palembang, Manajer Beri Kejutan Pengunjung dengan Flash Mob

"Karena hujan lalu mereka bertiga berteduh di bawah stasiun LRT Cinde," kata Marsudi, Selasa (1/1/2019).

Kemudian, tiga pelaku mendekati korban.

Satu pelaku menyuruh teman Dwi pergi.

TWA Punti Kayu Masih Lokasi Favorit Wisata Warga Sumsel, Liburan Murah Bersama Keluarga

Potret Kompak Irwan Mussry dan Al Ghazali Lalui Malam Pergantian Tahun, Maia Estianty : Seru Amat

Sedangkan dua pelaku lainnya memaksa Dwi untuk menyerahkan kunci motor dan handphone.

"Mungkin saat itulah anak saya di tusuk di dada bagian kirinya. Lalu anak saya lari ke jalan meminta pertolongan kepada pengendara yang melintas,"

"Tapi Dwi malah terseret sejauh 5 meter oleh mobil yang dihentikannya, karena pengemudinya tidak tau kalau anak saya memegang mobilnya."

"Setelah itu, oleh pemilik mobil, anak saya langsung dibawa ke Charitas," terangnya.

Heboh Video Balon Udara Jatuh Hingga Meledak, Saat Pergantian Tahun Baru 2019, Ini Fakta Sebenarnya

Rumah Kucing Wahana Terbaru di Palembang Bird Park, Banyak Jenis Kucing di Sana

Klasemen Sementara dan Top Skor di Liga-Liga Top Eropa, Liga Inggris Paling Seru

Karena luka tusuk yang dialami korban cukup parah, akhirnya pihak RS Charitas merujuk korban ke RSUP Mohammad Hoesin.

Namun nyawa Dwi tidak tertolong lagi, dan menghembuskan nafas terakhir.

“Saya harap polisi bisa cepat menangkap para pelaku dan diberi hukuman yang seberat-beratnya, karena perbuatan mereka sangat kejam,” katanya saat melaporkan kejadian ini ke Polresta Palembang.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas, AKP Andi Haryadi mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari keluarga dan tema korban.

Ini Kondisi Rumah Keluarga Fransiskus Ong Sekarang, Tragedi Mengemparkan di Palembang Tahun 2018

Peluang Usaha Baru 2019, Mendulang Rupiah dengan Budidaya Larva Ulat Memanfaatkan Sampah

“Laporannya sudah kita terima, dan akan segera ditindaklanjuti oleh unit Pdana Khusus (Pidsus) Polresta Palembang,” katanya.

Penulis: Lusi Faradila
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved