Breaking News:

Gubernur Herman Deru Zikir Akhir Tahun 2018 Bersama Masyarakat Palembang Di Masjid Agung

Gubernur Sumsel Herman Deru melaksanakan Salat Subuh berjamaah dan Zikir Akhir Tahun 2018 di Masjid Agung Palembang, Senin (31/12/2018).

ISTIMEWA
Gubernur Herman Deru saat zikir bersama di Masjid Agung Palembang, Senin (31/12). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumsel Herman Deru melaksanakan Salat Subuh berjamaah dan Zikir Akhir Tahun 2018 di Masjid Agung Palembang, Senin (31/12/2018).

Salat subuh ini di imami langsung oleh Imam Besar Masjid Agung Palembang KH Nawawi Dancik Al Hafidz.

Tampak hadir Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, Walikota Palembang Harnojoyo, para tokoh masyarakat, tokoh agama dan para pejabat Pemprov Sumsel maupun Pemkot Palembang.

Kemudian Salat subuh ini juga diisi dengan zikir yang dipimpin oleh Al Ustadz Al Habib Gasim Alkaf yang sekaligus mendoakan saudara-saudara kita yang baru-baru ini tertimpa musibah tsunami di Lampung-Banten.

"Alhamdulillah kita dapat melaksanakan salat subuh berjamaah dan zikir bersama di Masjid Agung yang kita banggakan ini," ujar Gubernur Sumsel, Herman Deru.

Lebih lanjut ia mengatakan, beberapa waktu yang lalu, telah terjadi musibah yang menimpah saudara-saudara kita akibat tsunami.

"Kebetulan saya baru pulang juga dari sana dan melihat langsung dampak tsunami disana. Begitu banyak saudara-saudara kita disana yang saat ini lagi membutuhkan bantuan. Terima kasih kepada masyarakat Sumsel yang telah peduli dengan memberikan bantuan," katanya.

Begitu juga Pemprov Sumsel telah berikan bantuan beras 21 ton, makanan 120 dus berupa mie instan dan uang. Untuk melengkapi itu mari berdoa bersama.

Disamping itu, Gubernur Herman Deru mengapresiasi kepada semua elemen masyarakat Sumsel baik tokoh masyarakat, tokoh agama, para ulama dan juga masyarakat Sumsel atas kekompakan yang telah terjalin selama ini.

"Berkat kekompakan yang terjalin selam ini terbukti Sumsel salah satu daerah yang minim terjadi konflik. Insya Allah akan zero selamanya, maka itu kita apresiasi dan kita pertahankan," tuturnya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved