Walikota Harnojoyo Minta Tahun Baru Jangan Terlalu Senang-senang

Walikota Palembang, Harnojoyo meminta agar masyarakat Palembang tak merayakan Tahun baru dengan berlebihan atau euforia.

Walikota Harnojoyo Minta Tahun Baru Jangan Terlalu Senang-senang
TRIBUNSUMSEL.COM/HARTATI
Walikota Palembang, Harnojoyo 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG - Walikota Palembang, Harnojoyo meminta agar masyarakat Palembang tak merayakan Tahun baru dengan berlebihan atau euforia.

Ia bahkan mengajak warganya untuk mengisi malam pergantian tahun baru dengan zikir.

"Kalau saya pribadi dan pemerintah kota akan mengelar zikir di Masjid Agung. Setelah itu silahkan acara masing masing tapi pesan saya jangan terlalu euforia, " ujarnya, Rabu (26/12/2018).

Memang ajakan tersebut tidak dilakukannya dalam bentuk surat edaran. Namun ia meminta agar masyarakat dapat tetap menjaga kekondusifan kota Palembang.

Bahkan, ia juga mengajak masyarakat kota Palembang untuk berdoa bersama mendoakan saudara kita yang terkena musibah Tsunami di Banteng dan Lampung.

"Jangan senang-senang. Jadikan ini momen renungan dan perasaan saudara di kota lain yang sedang tertimpa musibah, " kata dia.

 Ketua DPRD Kota Palembang, Darmawan meminta warga kota Palembang untuk tidak merayakan malam pergantian tahun baru dengan hura-hura.

Bahkan ia meminta agar momen tahun baru diisi dengan ibadah atau kegiatan keagamaan.

"Jangan hura-huralah. Cukup ibadah dan intropreksi diri," ujarnya, Rabu (26/12/2018) seusai rapat paripurna di DPRD Kota Palembang.

Ia mengatakan kegiatan tahun baru bisa diisi dengan zikir dan membaca yasin bersama keluarga, teman dan lain sebagainya.

"Gak perlu mewah. Cukup gelar acara di rumah dengan yasinan, zikir. Dan kita juga doakan saudara kita yang terkena musibah Tsunami di Banten dan Palu beberapa waktu lalu," bebernya.

 Menguak Kisah Perempuan Lompat dari Atas Ruko, Majikan Wayan Dikenal Ramah

 Tangisan Faank Wali Band Ingat Permintaan Terakhir Aa Jimmy Sebelum Jadi Korban TsunamI Banten

Momen akhir tahun ini juga ia mengajak kepada masyarakat, untuk saling menghargai, sebab tahun depan akan menghadapi pesta demokrasi pemilihan presiden dan legislatif.

Ia meminta kepada warga walau berbeda pilihan tapi jangan saling menghujat, sebab semuanya bersaudara satu nusa satu bangsa.

"Gunakan hak warga dengan baik, pilihlah sesuai dengan hati nurani walau berbeda pilihan kita semua saudara, " kata dia.

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved