Berita Palembang
Fakta Terbaru Pekerja Disekap Majikan di Palembang, Sehari Kerja 19 Jam Tidak Digaji 2 Bulan
Wayan Indah Kusuma Dewi coba kabur dari majikannya dengan cara lompat dari lantai 3 Ruko PTC Mall Palembang, Senin (24/12/2018)
Penulis: Shinta Dwi Anggraini |
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Wayan Indah Kusuma Dewi merupakan perempuan dalam video yang tersebar luas di media sosial saat ia berusaha kabur dari tempatnya bekerja di komplek ruko Palembang Trade Center (PTC) Mall, Senin (24/12/2018).
Indah nekat melompat dari lantai 3 tempat ia bekerja dengan menggunakan kain yang ia ikat satu sama lain sehingga menjadi seperti tali.
Namum entah bagaimana, dia terjatuh dan mengalami luka-luka akibat aksi nekatnya ini.
Kemudian ia dilarikan oleh pengunjung dan petugas PTC Mall ke RS Hermina untuk menjalani perawatan.
Tribunsumsel.com mendapat dua video terbaru tentang alasan Indah melakukan aksi nekatnya.
Video pertama, berdurasi 1 Menit 37 detik tersebut. Pada video itu, Indah tampak terbaring di atas tempat tidur IGD.
• Kapolda Sumsel Perintahkan Proses Penyidikan Kasus Wayan, Majikan Bisa Dijerat Pasal Penyekapan
• VIDEO : Mencari Fakta Perempuan Lompat Dari Ruko PTC Palembang
Menggunakan baju kaos berwarna merah muda dan terbaring di atas kasur ruang IGD, Indah terlihat menghadap kamera yang dipegangi oleh seorang perempuan berbaju coklat dengan Hijab warna senada, yang tepat berada di sampingnya.
Terlihat Indah sedang melakukan video call dengan seorang perempuan lain yang belakang diketahui sebagai perwakilan pihak yang menjadi penyalur kerjanya.
Sembari menghadap ke kamera, dia terus menangis meratapi nasib yang dialaminya.
Terdengar suara perempuan yang berdiri tepat di samping Indah tersebut, berusaha menenangkannya yang terus saja menangis.
"Jangan Nangis dulu, tahan, jangan nangis, ceritain yang sebenar-benarnya,"ujar perempuan tersebut.
Sembari menangis, terlihat Indah mengadukan semua yang ia alami selama bekerja.
• Seorang Ibu asal Pagaralam Ditemukan Tewas di Sungai Lematang Lahat, Anaknya Belum Ditemukan
• Disnaker Sumsel Turunkan Tim Cek Kasus Pekerja Coba Kabur Lompat dari Ruko PTC Palembang
Ia pun meceritakan alasannya sampai nekat berusaha kabur dari tempat kerjanya, pada perempuan yang dipanggilnya 'buk' tersebut.
"Kan aku minta duit, nah jawabannya gak usah dulu bahas-bahas gaji. Kalau kamu bahas-bahas gaji nanti gak digaji buk,"ungkapnya sembari menangis.
"Minta transfer sama orang tua saja gak bisa, minta nginap di rumah mama gak bisa, katanya Hp ku di Tahan gimana,"tambahnya yang masih terus menangis.
Lanjutnya, dia mengaku bekerja mulai pukul jam 04.00 subuh sampai 23.00 malam atau selama 19 jam. Indah bekerja sebagai asisten pembantu rumah tangga.
"Kadang sampe jam setengah dua belas malam, mau transfer duit aja susah gitu lho buk. Itu buat orang tua, buat hari raya,"ujar indah yang terus menangis.
• Video Detik-detik Haru Suasana Pemakaman Dylan Sahara, Istri Ifan Seventeen Korban Tsunami Banten
• Korban Meninggal Tsunami Selat Sunda, Dijanjikan Menko Puan Maharani Dapat Santunan Rp 15 Juta
Indah mengaku selama bekerja, ia hanya berada di dalam ruko dan tidak bisa keluar kemanapun.
"Kan aku gak bisa keluar buk, mau ketemu sama siapa, aku gak ada ketemu sama orang, aku gak kemana-mana,"jelasnya.
Sementara, pada video kedua, masih terbaring lemah di atas kasur IGD, Indah kembali menceritakan nasib naas yang dialaminya pada dua orang petugas.
Ia menjelaskan, seharusnya gaji yang diterimanya bekerja di Palembang adalah Rp.2,5 juta per bulan.
"Saya mau transfer ke mama saya, karenakan mau hari raya galungan, Hp saya disita selama dua bulan. Saya belum pernah kontak selama itu sama orang tua saya,"ungkapnya.
Pada video tersebut, Indah mengaku orang tuanya tidak tahu ia bekerja di Palembang.
"Kan kalau saya kirim uang, orang tua jadi tau kalau saya masih hidup, saya kerja. Nah, kalau saya gak kirim uang gimana bisa ngabarin. Mana hp saya di TM,"ujarnya.
Indah bercerita, sang majikan mengatakan akan membayar gajinya setelah ibunya.
"Bilangnya nunggu ibunya datang, dari Jakarta,"ungkapnya.
Sampai saat ini, permasalahan yang dihadapi Indah telah ditangani oleh polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/wayan-indah-kusuma-dewi-korban-melompat-dari-ruko121.jpg)