Tsunami Lampung dan Banten
Kodam II Sriwijaya Kirim Bantuan dan Kerahkan Prajurit Bantu Evakuasi Korban Tsunami di Lampung
Kodam II Sriwijaya mengirimkan ratusan pasukan TNI ke wilayah terdampak tsunami di Lampung, Minggu (23/12/2018).
Penulis: M. Ardiansyah |
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Kodam II Sriwijaya mengirimkan ratusan pasukan TNI ke wilayah Lampung, Minggu (23/12/2018).
Pengerahan ratusan prajurit ini untuk membantu korban bencana alam Tsunami di wilayah pesisir Lampung Selatan, Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Tanggamus yang terjadi pada Sabtu malam.
Pasukan Kodam II Sriwijaya yang dikerahkan antara lain 1 SSK (satuan setingkat kompi) prajurit dari Batalyon Infanteri 143.
Kemudian 1 SSK dari Kodim Bandar Lampung, 1 SSK dari Kodim Lampung Selatan, 1 SSK dari Kodim Lampung Tengah, 1 peleton dari Denbekang Lampung ditambah 2 peleton dari Brigmar-4/BS.
• Terry Putri di Acara Moeslimah Festival 2018: Hijrah Jangan Tunggu Dapat Hidayah
• Suami Jadi Korban, Istri Bani Seventeen Unggah Foto Kemesraan Terakhir ke Instagram
"Hari ini, Kodam II Sriwijaya telah memberangkatkan Satuan jajarannya dari Yonif 143/AYJP berjumlah 100 personel dan 3 SSK personel masing-masing dari Kodim Bandar Lampung 1 SSK, Kodim Lampung Selatan 1 SSK dan Kodim Lampung Tengah 1 SKK serta pasukan pendukung lainnya,"
"meliputi Denbekang dan Denkes Lampung yang membantu menyalurkan bantuan dan sebagai tenaga medis, Kesehatan Lapangan ," kata Kapendam II Kolonel Inf Djohan Darmawanl
Pasukan jajaran Kodam II Sriwijaya ini membawa berbagai perlengkapan.
Saat ini Satuan Bekangdam II Sriwijaya sudah bergerak dengan membawa bantuan selimut dan pakaian layak pakai serta dua tenda besar didirikan untuk Dapur Umum dan Posko Siaga Bencana termasuk Posko Kesehatan di lokasi pengungsian.
"Pengiriman pasukan ini merupakan tindak lanjut dari perintah langsung Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, ke jajaran untuk segera memberikan penanganan korban untuk mengantisipasi kemungkinan tsunami susulan yang akan terjadi," ujarnya.
• Arie Untung Dapat Laporan Istri Riefian Fajarsyah Vokalis Seventeen Selamat, Berada Dekat Klinik
• Video Detik-detik Erupsi Gunung Anak Krakatau 3 Jam Sebelum Tsunami Banten dan Lampung
Dari hasil laporan yang diterima dari jajaran di lapangan, sementara korban yang telah berhasil didapatkan adalah korban meninggal 18 orang, Desa Rajabasa dua orang, Desa Sukaraja satu orang, Way Muli Induk lima orang dan Way muli Timur 10 orang.
Sedangkan untuk luka-luka sebanyak 75 orang.
Untuk sementara rumah yang rusak parah di Desa Rajabasa delapan rumah, Desa Sukaraja 17 rumah, Way Muli Induk 20 rumah dan Way Muli Timur 58 rumah.
Untuk wilayah Bandar Lampung, rusak Berat dua rumah dan rusak ringan dua rumah
Sedangkan untuk Wilayah Kabuoaten Tanggamus, korban meninggal dunia satu orang, satu rumah rusak berat, tiga rumah rusak ringan dan
Perahu rusak 70 unit.
Kapendam juga mengatakan, untuk sementara jalan yang akan mengarah ke pantai pesisir tidak dapat dilalui dengan roda empat.
• 5 Pantai Wisata Ini Mengalami Kerusakan Parah Akibat Tsunami Banten dan Lampung
• Update Pukul 13.00 Korban Tsunami Banten dan Lampung : 168 Orang Meninggal dan 30 Orang Hilang
"Bagi warga yang rumahnya berada di pinggir pantai, telah mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi terutama anak-anak dan ibu-ibu."
"Sampai saat ini masih dilakukan evakuasi gabungan TNI, Polri, Basaranas, BPBD, PMI, serta dibantu oleh anggota Puskes setempat", ungkap Kapendam.
Kodam II Sriwiajya juga telah menyiapkan pasukan cadangan berjumlah 470 personel, terdiri dari Korem 043/Gatam 150 orang, Yonif 143/TWEJ 100 orang, Kodim 0411/LT 120 orang dan Kodim 0429/LT 100 orang.