Natal dan Tahun Baru

Natal dan Tahun Baru, Personel Pol PP Sumsel Bantu TNI dan Polri Deteksi Dini Objek Rawan Kriminal

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Selatan akan menerjunkan 2000 personil untuk pengamanan natal dan tahun baru

Natal dan Tahun Baru, Personel Pol PP Sumsel Bantu TNI dan Polri Deteksi Dini Objek Rawan Kriminal
Tribun Sumsel/ Linda Trisnawati
Suasana Rapat Koordinasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Ruang Rapat Praja Wibawa Satpol PP Provinsi Sumsel, Kamis (20/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Selatan akan menerjunkan 2000 personil untuk pengamanan natal dan tahun baru.

Plt Kasat Pol PP Sumsel, Leni Milana saat Rapat Koordinasi pengamanan natal dan tahun baru mengatakan, 2000 personel itu nantinya akan melakukan patroli untuk mendeteksi dini objek vital rawan kriminal di Kabupaten/Kota di Sumsel.

Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Polri dan TNI untuk pengamanan natal dan tahun baru.

"Kami juga akan melakukan patroli dan penjagaan di gereja yang dihadiri banyak oleh jemaah," ujarnya, Kamis (20/12/2018).

Selain itu, pihaknya juga melakukan pengamanan di pusat keramaian tempat orang berkumpul agar tidak terjadi kecelakaan lalulintas, tawuran, dan aksi terorisme.

BREAKING NEWS: Kapal Terbakar di Sungai Musi Palembang, Hingga Sebabkan Kehebohan Masyarakat

Banyak Jalan di Kota Palembang Rusak Akibat Banjir

"H-2 kita segera deteksi dini di mana saja objek-objek rawan konflik tempat rawan kriminal baik itu curas, miras, Kabupaten/Kota," katanya

Di tempat yang sama, Kasi Operasi Satpol PP Sumsel, Ferdian mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan razia miras jelang perayaan natal dan tahun baru.

"Sesuai Peraturan Daerah (Perda) kita bakal lakukan patroli untuk mengamankan penjual miras jelang natal dan tahun baru demi kenyamanan masyarakat," ujarnya.

Pihaknya pun siap membantu Polri dan TNI dalam pengamanan natal dan tahun baru dengan menerjunkan 60 personil yang berjaga di 17 pos yang terdiri dari 13 pos pengamanan, 3 pos pelayanan, 1 pos terpadu.

Lihat Kerusakan Parah Jalan Lettu Karim Kadir Gandus, Warga Minta Perbaikan Sebelum Ada Korban

BNN Tiba-tiba Periksa Urine Pilot dan Pramugari, Ini Hasilnya

"Kami ikut membackup Polri dan TNI sebagai bentuk pengamanan dan pelayanan seperti bila ada kejadian masyarakat yang melapor kita langsung tangani," katanya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved