Pernah Jadi Korban Sodomi, Pria Palembang Ini Lalu Sodomi Dua Bocah Tetangga

Sentra (43) warga Jalan Rawa Bendung Kelurahan 9 Ilir Kecamatan IT III, Palembang ditangkap karena dugaan menyodomi dua bocah tetangganya FD dan R.

Pernah Jadi Korban Sodomi, Pria Palembang Ini Lalu Sodomi Dua Bocah Tetangga
LUSI/TRIBUNSUMSEL.COM
Tersangka Sentra saat diamankan di Polresta Palembang, Rabu (12/12/2018). 

TRIBUNSUMSEl.COM, PALEMBANG - Sentra (43) warga Jalan Rawa Bendung Kelurahan 9 Ilir Kecamatan IT III, Palembang ditangkap karena dugaan menyodomi dua bocah tetangganya FD (7) dan RS (7).

Karena ulah tersebut, Sentra pun harus kembali diamankan petugas unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang, Rabu
(12/12), bersama warga, saat dirinya sedang berada dikediamannya.

Dengan tertunduk malu, Sentra kemudian langsung digiring ke Polresta Palembang guna mempertanggung jawabakan perbuatannya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Wakasa Reskrim AKP Ginajar Aliya Sukaman membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Benar, tersangka ini sudah dilaporkan oleh keluarga korban ke Polresta Palembang, dan dari laporan tersebut langsung diamankan ke
Polresta Palembang, guna mempertanggung jawabkan ulahnya," Ujarnya.

Ia melajutkan, saat melakukan aksi cabulnya, tersangka merayu korban dengan berjanji akan memberikan uang jajan.

"Jadi korban ini awal diimingi akan diberikan uang jajan, lalu karena masih anak-anak korban pun mau diajak pelaku untuk melakukan aksi ini," katanya.

Atas ulahnya tersebut, tersangka akan dikenakan pasal
Undang-Undang perlindungan anak dengan ancaman kurungan penjara diatas 5 tahun penjara.

Sementara itu, Sentra mengaku nekat melakukan aksinya karena ia pernah menjadi korban cabul saat ia mendekam di penjara

"Saya dulu pernah jadi korban sodomi juga pak, waktu saya dipenjara pada tahun 2010, selama 5 tahun. Mungkin ini membuat saya nekat melakukan aksi cabul ini pak," ungkapnya.

Sentra pun mengaku saat melakukan aksinya, dirinya memang memberikan uang sebesar Rp 2.000.

Korban pertama FD di bulan November, dan korban kedua RS, ia lakukan pada bulan Desember.

Penulis: Lusi Faradila
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved