Terdegradasi, Pemain Sriwijaya FC Curhat Massal di Medsos

Kenyataan pahit harus terdegradasi musim depan masih dirasakan memilukan bagi para pemain Sriwijaya FC.

Terdegradasi, Pemain Sriwijaya FC Curhat Massal di Medsos
INSTAGRAM
Medsos para pemain SFC. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Weni Wahyuny

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kenyataan pahit harus terdegradasi musim depan masih dirasakan memilukan bagi para pemain Sriwijaya FC.

Para pemain seakan "curhat" masal di sosial media, utamanya di akun instagram beberapa pemain SFC.

Salah satunya Syahrian Abimanyu yang sangat terpukul dengan apa yang didapatkan SFC saat ini.

Ia menyebutkan bahwa musim 2018 menjadi musim paling berat bagi kariernya selama terjun di dunia sepakbola.

"2018 tahun yang cukup berat untuk karier saya di dunia sepakbola profesional. Terlebih dari cedera yang saya alami, sekarang tim yang sangat saya banggakan harus degradasi. Saya pribadi memohon maaf kepada suporter dan warga Sumsel belum bisa berkontribusi banyak dalam beberapa pertandingan terakhir karena cedera yang saya alami. Semoga Sriwijaya FC bisa cepat kembali ek kasta tertinggi secepatnya dan berada di tempat yang semestinya,"

"Dan terima kasih sebanyak-banyaknya juga untuk abang/senior yang sudah membantu saya untuk menjadi pemain yang lebih baik setahun belakangan di tim ini, semoga dapat bertemu lagi di lain waktu. Hoping the best for Sriwijaya FC and all of you," tulis Abi pada foto yang diunggahnya, Selasa (11/12/2018) siang.

Rasa sedih pula diungkapkan oleh pemain lokal SFC, Rizsky Dwi Ramadhana yang juga ditulisnya melalui akun instagramnya.

"2013 awal mula kontrak profesional bersama Sriwijaya FC. banyak suka duka yang sudah didapat dan pada akhirnya di 09 Desember 2018 jadi titik terendah yang didapat sebuah tim Sriwijaya FC yaitu degradasi ke Liga 2 tempat yang bukan seharusnya di tempati tim sekelas Sriwijaya FC,"

"Kecewa iya, marah iya, sedih iya, tapi harus gimana lagi semua sudah terjadil. Semua harus intropeksi diri masing-masing agar ke depan semakin bagus. Ayo sama-sama kita berdoa berusaha untuk kembalikan tim kebanggaan Sumsel ke tempat yang selayaknya di tempati tim Sriwijaya,"

"Saya pribadi mengucapkan banyak terima kasih selalu suport selalu doa buat kita dan tim. Kalian luar biasa," tulis Eki dalam instagramnya.

Pemain lokal lainnya, Beri Rahmada pula mengunggah foto kebersamaan bersama dengan tim.

"Sedih? kecewa? kesel? perasaan yang amburadul menjadi satu di saat ini. Saat ini yang tidak kita inginkan menjadi kenyataan, seperti mimpi rasanya. Tetapi ini sudah menjadi kenyataan yang harus kita hadapi dan mimpi buruk yang harus kita lalui. Tepat di tanggal 9 Desember 2018 kita berada di titik yang terendah,"

"Semoga ini menjadi pembelajaran dan sejarah buat kita lebih baik lagi kedepannya, cepat bangkit Laskar Wong Kito, jangan terbawa dalam kesedihan terus. Kito Pacak. Kebanggan tetaplah kebanggan," tulis Beri Rahmada.

Banyak postingan lainnya yang dituliskan para pemain di instagramnya masing-masing.

Penulis: Weni Wahyuny
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved