Sriwijaya FC Degradasi, Eddy: Lihatlah Alam pun Menangis

Kesedihan mendalam dirasakan semua pihak atas terdegradasinya Sriwijaya FC.

Sriwijaya FC Degradasi, Eddy: Lihatlah Alam pun Menangis
ARIEF BASUKI ROHEKAN/TRIBUNSUMSEL.COM
Eddy Rianto 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kesedihan mendalam dirasakan semua pihak atas terdegradasinya Sriwijaya FC.

"Kita sangat sedih, sedihnya luar biasa karena SFC ini klub kebanggaan masyarakat Sumsel. Lihatlah alam pun menangis SFC kalah," ujar Eddy Rianto seorang pecinta bola yang pernah menjabat sebagai ketua suporter Kabupaten dan Kota di mass gubernur Syahrial Oesman, Senin (10/12/2018).

Eddy mengaitkan guyuran hujan yang membasahi bumi Sriwijaya hari ini, sebagai pertanda alam pun ikut sedih karena SFC terdepak dari liga tertinggi di Indonesia.

Menurut Eddy, kekalahan SFC karena klub kebanggaan masyarakat Sumsel ini tidak diurus dengan serius, karena dibawa- bawa pada kepentingan politik, bukan olahraga murni.

"Seharusnya diurus serius. Kalau seperti ini apalagi yang bisa kita banggakan. Percuma fasiltas bagus tapi tak diimbangi dengan prestasi. Akhirnya SFC seperti ini banyak yang menangis," keluh Eddy.

Kedepan Anggota DPRD Sumsel ini, meminta agar SFC dibangun ulang jangan sampai gagal.

"Olahraga untuk olahraga. Pengurusnya harus yang paham bola, pecinta bola," tegas Eddy.

Lebih lanjut Eddy mengatakan, agar sekiranya ada pemain lokal yang ikut membela klub kebanggaan wong kito nantinya, sehingga pembinaan atlet terus berjalan.

"Seperti di klub lain ada pemain lokal yang ada, tapi apa ada pemain SFC dari lokal yang bermain selama ini, sehingga untuk PON saja kita selalu kalah," pungkasnya.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved