Gojek Liga 1

Arema Akan Diganjar Bonus Besar Bila Berhasil Mengalahkan Sriwijaya FC dan Buat Terdegradasi

Arema Akan Diganjar Bonus Besar Bila Berhasil Mengalahkan Sriwijaya FC dan Buat SFC Terdegradasi

Arema Akan Diganjar Bonus Besar Bila Berhasil Mengalahkan Sriwijaya FC dan Buat Terdegradasi
Tribun Jabar
Gojek Liga 1 : Link Live Streaming Persib vs Arema FC Hari ini, Poin Penuh Untuk Kembali ke Puncak 

"Tapi paling utama main untuk menang, bukan karena iming-iming bonus, tapi semangat Singo Edan untuk naik ke posisi lima besar itu penting dan membanggakan untuk aremania," katanya.

Skuat Arema FC
Skuat Arema FC (IG aremaFC)

Disinggung mengenai laporan manajer Sriwijaya FC, Ucok Hidayat yang mengatakan pemainnya ditawari sejumlah uang untuk melakukan pengaturan skor.

hal tersebut tampaknya membuat manajemen Arema FCmerasa gerah.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji, mengatakan supaya manajemen Sriwijaya FC bisa transparan memberikan laporan kepada masyarakat tentang siapa oknum yang mencoba melakukan suap.

"Kami berterimakasih kepada pihak Sriwijaya FC yang menyampaikan adanya isu itu dan melaporkan ke federasi agar diusut," ujarnya dilansir BolaSport.com dari Surya Malang.

"Sriwijaya FC kami harap juga lebih transparan yang dimaksud 'mereka' atau pihak yang meminta Sriwijaya FC agar mengalah untuk dibuka transparan," kata Sudarmadji.

Mengenal Pilot Thamrin Group, Keluarga Kaya di Palembang dengan Segudang Lini Bisnis

Kumpulan Cerita Lucu Palembang, Sekayu, Lahat, OKI, yang Paling Terkenal, Bisa Bikin Tertawa

Bila pihak Sriwijaya FC tidak memberikan penjelasan kepada tentang siapa oknum tersebut, masyarakat akan tergiring ke opini bahwa Arema FC yang mencoba melakukan suap.

"Transparan supaya tuduhan tidak mengarah pada tim manapun apalagi Arema FC sebagai tim tuan rumah yang sangat bersemangat menutup kompetisi ini dengan kemenangan. Kami kini sedang fokus mempersiapkannya," ujarnya menerangkan.

Sudarmaji mengaku prihatin dengan adanya ujaran kebencian yang diterima oleh Arema FC, karena dituduh melakukan pengaturan skor pada laga terakhir Liga 1 2018 mendatang.

"Kami prihatin dengan adanya ujaran kebencian dan ujaran kecurigaan yang lebih dominan ketimbang menganalisa dan mengevaluasi secara teknik jalannya kompetisi," tutur Sudarmadji.

Halaman
123
Editor: Slamet Teguh Rahayu
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved