Pengaturan Skor

Para Penggiat Sepakbola Ini Ngaku Pernah Ditawari Pengaturan Skor, Puluhan Hingga Ratusan Juta

Para Penggiat Sepakbola yang Pernah Ditawari Pengaturan Skor, Jumlahnya Puluhan Hingga Ratusan Juta

Para Penggiat Sepakbola Ini Ngaku Pernah Ditawari Pengaturan Skor, Puluhan Hingga Ratusan Juta
Tribunsumsel.com/ Petrus Marudut
Selebrasi kala pemain Sriwijaya FC mencetak gol 

Para Penggiat Sepakbola yang Pernah Ditawari Pengaturan Skor, Jumlahnya Puluhan Hingga Ratusan Juta

TRIBUNSUMSEL.COM - Kasus pengaturan skor di Indonesia terus terjadi di Indonesia.

Bahkan kasus ini semakin terang benderang, setelah beberapa oknum penggiat sepakbola semakin terbuka jika mereka pernah ditawari untuk ikut pengaturan skor.

Bahkan, para penggiat sepakbola di Indonesia ini ditawai uang puluhan hingga ratusan juta jika mau membantu pengaturan skor tersebut.

Berikut Tribunsumsel.com rangkum para penggiat sepakbola di Indonesia yang baru-baru ini mengaku pernah dihubungi dan diajak para "mafia" pengaturan skor.

1. Yanuar (Manajer Madura FC)

Madura FC
Madura FC (Liga-indonesia.id)

Manajer Madura FC, Yanuar mengatakan, salah satu Exco PSSI, Hidayat pernah melakukan tidakan match fixing saat Madura FC melawan PSS Sleman pada Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, 2 Mei 2018 yang lalu.

Untuk itu, Yanuar berharap agar Hidayat bisa dikeluarkan dari jabatannya sebagai anggota Exco PSSI.

Yanuar memang mengaku pernah ditawari uang sebesar Rp 110 juta dalam petandingan tersebut, namun dengan tegas Yanuar menolak.

Meski sudah disebut dengan jelas namanya oleh Yanuar, namun Hidayat sempat membantah bahwa ia sama sekali tidak menawarkan untuk melakukan pengaturan skor.

Halaman
1234
Penulis: Slamet Teguh Rahayu
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved