Berita Muratara

Tersangka Penganiayaan di Muratara Sempat Berontak Saat Diamankan Polisi

Gara-gara berselisih paham, Sugito alias Ameng (29) warga Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara bernasib apes

Editor: Prawira Maulana

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com Farlin Addian

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Gara-gara berselisih paham, Sugito alias Ameng (29) warga Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) bernasib naas.

Pasalnya dia dipukul terlapor berinisial FR (23) warga kecamatan yang sama di Kampung VII, Desa Beringin Makmur II, dengan menggunakan kunci roda sepanjang 35 centimeter.

Kejadian penganiayaan tersebut, Selasa (27/11/2018) sekitar 20.30 WIB di depan pintu janjangan pabrik PT Lonsum Bukit Hijau Desa BM II, Kecamatan Rawa Ilir, Kabupaten Muratara.

Awal mula kejadiannya tersebut karena ada selisih paham saat antrean mobil yang akan masuk ke dalam pabrik PT Lonsum.

Sehingga pelaku tidak senang langsung memukul korban dengan menggunakan kunci roda yang mengenai bahu korban sebelah kanan hingga korban mengalami luka lebam.

Kemudian, Rabu (28/11/2017) sekitar pukul 09.00 WIB setelah penganiayaan tersebut korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Rawas Ilir.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Rawas Ilir, IPTU Afrinaldi membenarkan kejadian tersebut berdasarkan laporan korban yang telah diterima.

Setelah menerima laporan tersebut korban dilakukan interogasi kemudian dianjurkan untuk ke Puskesmas Rawas Ilir agar dilakukan divisum.

"Setelah mendapat informasi keberadaan pelaku hasil penyelidikan, lalu Kanit Reskrim, Ipda Tambunan bersama anggota langsung melakukan penyelidikan mengenai kebenaran informasi tersebut," katanya.

Kemudian, Kanit Reskrim bersama anggota melihat pelaku sedang mengendendarai sepeda motor dan langsung melakukan pengejaran.

Pada saat pelaku berhenti, lalu Kanit Reskrim menanyakan identitas pelaku, setelah diketahui identitasnya benar dia pelaku penganiayaan tersebut maka langsung diamankan.

"Pada saat penangkapan pelaku sempat berontak dan tidak mengakui perbuatannya, namun kanit kita tidak kehilangan akal dan menanyakan para saksi yang berada di lokasi kejadian," ungkapnya.

Setelah para saksi membenarkan adanya kejadian pemukulan tersebut maka pelaku langsung dibawa ke Polsek Rawas Ilir guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved