Jokowi ke Palembang

Majelis Tinggi Adat Komering Beri Jokowi Gelar Raja Balaq Mangkunagara dan Iriana Gelar Ratu Indoman

Gubernur Sumsel Herman Deru menghadiri penganugerahan gelar kehormatan adat Komering Provinsi Sumsel kepada Presiden RI Jokowi dan ibu negara Iriana

Majelis Tinggi Adat Komering Beri Jokowi Gelar Raja Balaq Mangkunagara dan Iriana Gelar Ratu Indoman
Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru memberikan piagam kepada Presiden Jokowi di Griya Agung, Minggu (25/11/2018). Presiden dianugerahi gelar Raja Balaq Mangku Nagaro yang berarti Raja Agung yang Memegang Kekuasaan Tertinggi Negara 

Presiden Jokowi dan rombongan tiba di Griya Agung pada pukul 08.40 wib dan langsung disambut tari Tigong dan pencak silat komering.

2 Opsi PHL Prabumulih, Gaji Rp 300 Ribu atau Jumlah Dikurangi dengan Pendapatan Gaji Rp 1 Juta Lebih

10 Artis K-Pop Terkaya, Urutan Pertama Miliki Kekayaan 45 juta Dollar, Ada Siwon Hingga Sosok Cantik

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengaku sangat menghargai dan berterimakasih atas kehormatan besar yang telah diberikan kepadanya.

Gelar Raja Balaq Mangku Nagaro dan Ratu Indoman yang dianugerahkan ini menurutnya, bermakna sebagai pesan dan harapan serta tanggungjawabnya untuk selalu mengangkat derajat masyarakat adat Komering.

Dan yang lebih luas lagi memajukan masyarakat Sumsel.

"Saya berterimakasih sebesar-besarnya atas kehormatan yang diberikan kepada saya. Semoga kebudayaan dan kearifan lokal ini jadi kepribadian bangsa," ujar Jokowi.

Menurutnya di Indonesia tercatat ada sebanyak 714 suku yang dimiliki dengan budaya masing-masing yang berbeda satu sama lainnya. Hal ini menjadi modal yang kuat bagi Indonesia untuk meraih kemajuan.

Berkaca pada cerita konflik di Afganistan, kata Jokowi, di sana menurutnya hanya ada 7 suku namun dua di antaranya berkonflik berkepanjangan hinggaa 40 tahun lamanya.

Lolos Passing Grade SKD atau Masuk Ranking, Cek di Sini Jadwal Pengumuman SKB CPNS 2018

Sedang Perbaikan Jalan Angkatan 45 Prabumulih Ditutup Sementara, Ini Jalan Alternatifnya

Jika dibandingkan dengan 714 suku yang ada di Indonesia, jumlah tersebut sangat kecil sekali. Karena itu Jokowi tak henti-hentinya mengimbau kepada masyafakat Indonesia untuk mencegah konflik sekecil apapun.

"Negara kita ini sangat besar dari Sabang sampai Merauke, ada 714 suku. Karena itu persatuan dan Kerukunan adalah aset kita," jelasnya.

Konflik lanjut Jokowi biasanya sering dimulai dari urusan politik, baik itu pemilihan Bupati, Walikota Gubernur hibgga Presiden. Menurutnya masyarakat sering lupa bahwa hal ini berulang setiap lima tahun.

Halaman
123
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved