Berita Prabumulih

Truk Batubara Setop, Sekarang Truk Kayu Bebas Melintas dan Buat Macet di Jalan Umum Prabumulih

Pada masa Gubernur Alex Noerdin, truk kayu hanya boleh melintas jalan umum di tengah kota mulai pukul 18.00 hingga 06.00. Sekarang tidak teratur

Truk Batubara Setop, Sekarang Truk Kayu Bebas Melintas dan Buat Macet di Jalan Umum Prabumulih
Tribun Sumsel/ Edison
Truk kayu ketika melintas di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan rumah dinas Walikota Prabumulih, Rabu (21/11/2018) 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH-Truk batu bara sudah jarang melintas di jalan umum pasca pencabutan izin melintas oleh Gubernur Sumatera Selatan.

Saat ini justru truk angkutan berat kayu bebas melintas di jalanan Umum Kota Prabumulih.

Pada masa Gubernur Alex Noerdin, truk kayu dan truk angkutan alat berat hanya boleh melintas jalan umum di tengah kota mulai pukul 18.00 hingga 06.00.

Saat ini truk kayu bebas melintas siang maupun malam di jalanan umum kota Prabumulih.

Tiap kali truk dengan tonase besar dan bermuatan tinggi itu melintas sering menimbulkan kemacetan.

Disebabkan truk melaju lambat dan menutup setengah badan jalan.

Baca: Promo dan Diskon Indomaret 21-27 November 2018, Banyak Promo Susu Anak dan Bayi

Baca: Spesifikasi dan Harga Laptop Lenovo Yoga 730 dan Legion Y530, Cocok untuk Gamer

Kondisi tersebut sangat dikeluhkan warga kota Prabumulih maupun para pengguna jalan dari daerah lain yang melintas di Bumi Seinggok Sepemunyian.

Tidak hanya menyebabkan jalanan menjadi macet namun jalan juga menjadi berdebu akibat makin merajalelanya truk kayu melintas tanpa waktu yang jelas.

"Kita sudah senang truk batubara sudah tidak lagi melintas, namun justru truk kayu log yang makin gencar melintas padahal dulu ada jam-jam khusus bisa melintas," ungkap Andri, satu diantara pengendara ketika dibincangi, Rabu (20/11/2018).

Halaman
12
Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved