Berita Sriwijaya FC

Kebobolan 3 Gol Saat Hadapi PS Tira, Kiper Sriwijaya FC Teja Paku Alam Tak Merasa Terpuruk

Tiga gol bersarang di gawangnya saat menghadapi PS Tira, Sabtu (17/11/2018) tak membuat Kiper Sriwijaya FC Teja Paku Alam merasa terpuruk

Kebobolan 3 Gol Saat Hadapi PS Tira, Kiper Sriwijaya FC Teja Paku Alam Tak Merasa Terpuruk
Tribunsumsel.com/ Weny Wahyuni
Kiper Sriwijaya FC Teja Paku Alam 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Weni Wahyuny

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tiga gol bersarang di gawangnya saat menghadapi PS Tira, Sabtu (17/11/2018) tak membuat Kiper Sriwijaya FC Teja Paku Alam merasa terpuruk.

Teja Paku Alam akan berusaha tampil baik kedepannya, dengan belajar dari kekurangan sebelumnya.

Baca: Demi Menggairahkan Lagi Skuat Sriwijaya FC, Pelatih Alfredo Vera akan Lakukan Hal ini ke Pemain

"Saya akan perbaiki, kebobolan tiga gol sama sekali tidak jadi beban, namanya sepakbola tentu ada tekanan, main selepas mungkin," kata Teja, Senin (19/11/2018).

Pertandingan sisa akan dihadapi oleh Sriwijaya FC di Gojek Liga 1 musim 2018 ini.

Tiga pertandingan ini menjadi penentu SFC yang kini masih berada di posisi bayang-bayang degradasi dan tiga lawan yang akan dihadapi pula adalah tim yang tangguh yakni Persija Jakarta, Arema FC dan Mitra Kukar.

Apalagi Persija Jakarta yang akan dihadapi pada Sabtu (24/11).

Baca: Sriwijaya FC Terancam Degradasi : Berikut Hitungan Dari 3 Sisa Pertandingan Sisa, Agar SFC Aman

Posisinya yang berada di peringkat ke 2 klasemen berpeluang besar untuk menjuarai Liga 1 musim ini.

Diakui oleh Teja Paku Alam bahwa memang tiga pertandingan terakhir ini menjadi penting bagi Sriwijaya FC meskipun tekanan sama tinggi dengan pertandingan sebelumnya.

Namun ia dan tim selalu mensiasati dengan santai sebelum pertandingan berlangsung.

"Sama saja semuanya dapat tekanan. Cara kita lebih enjoy sebelum pertandingan, berdoa dan minta restu dengan orangtua," kata Teja.

Pria berdarah Minang ini berharap SFC dapat menyapu bersih sisa pertandingan di musim ini.

Dengan tekanan yang ada, Teja tetap saja menganggap pertandingan harus dijalankan dengan sebaik dan sebagus mungkin.

"Berdoa pasti, minta doa dengan orangtua, keluarga. Kami juga berharap dapat dukungan dan doa dari seluruh masyarakat di Sumsel," ungkapnya.

"Saat pertandingan home (kandng) nanti, saya berharap stadion bisa penuh," ungkap Teja.

Penulis: Weni Wahyuny
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved