Breaking News:

Istri Bupati Muaraenim, Sumarni Ahmad Yani: PKK Bukan Singkatan Perempuan Kulu-kilir

Istri Bupati Muaraenim, Sumarni Ahmad Yani, Bukan Perempuan Kulu-kilir

IST
Istri Bupati Muaraenim, Ir Sumarni Ahmad Yani 

"Dan alhamdulilah itu diterima, itulah awal mula saya gabung ke PKK," katanya.

Dikatakan Sumarni, dari situlah kecintaannya terhadap PKK lama kelamaan tumbuh hingga saat ini.

"Sudah empat kali ganti Gubernur, sebenarnya sudah beberapa kali saya ingin mengundurkan diri dari PKK, namun selalu saja tidak diizinkan."

"Baik di zaman kepemimpinan bapak Rosihan Arsyad ataupun Zaman pak Syarial Oesman namun selalu dicegah."

"Dan saya pun akhirnya tidak jadi berhenti, kemudian sempat juga terbesit niat untuk bekerja sesuai bidang disiplin ilmu."

"Tapi karena mikirin anak-anak dan sudah terlanjur cinta sama PKK akhirnya saya juga yang mengalah," tuturnya.

Sumarni juga mengatakan dengan menjadi ketua TP PKK Kabupaten Muaraenim dirinya ingin mengubah paradigma orang-orang yang selalu berfikiran negatif tentang PKK.

"Karena banyak orang yang mengatakan bahwa PKK itu ada yang bilang kepanjangan dari perempuan kurang kerjaan, perempuan kulu-kilir, dan yang lainnya."

"Namun pada hakekatnya mereka tidak tahu bahwa banyak sekali tugas dan pekerjaan dalam organisasi PKK."

"Dan segala pekerjaan kalau dilakukan secara maksimal pasti akan berbuah manis begitu juga dalam PKK," kata wanita yang baru-baru ini meraih Adhi Bakti Madya Atas pengabdiannya yang lebih dari 15 tahun dalam organisasi TP PKK.

Ia berharap dalam semua kegiatan TP PKK, semua OPD yang ada di Muaraenim dapat terlibat.

"Mungkin nanti akan ada satu desa percontohan."

"Dan melalui desa percontohan itulah nanti semua OPD akan bergerak dan itu semua juga harus terdokumentasi dengan baik," katanya. (ika anggraeni)

Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved