Berita Lahat

Massa di Lahat Protes Surat Dishub Sumsel Beri Dispensasi Sejumlah Truk Batubara Lewat Jalan Umum

Surat itu menjelaskan soal dispensasi kepada sejumlah perusahaan angkutan batu-bara di lahat, boleh untuk melalui jalur umum

Massa di Lahat Protes Surat Dishub Sumsel Beri Dispensasi Sejumlah Truk Batubara Lewat Jalan Umum
Sripo/ Ehdi Amin
Puluhan massa yang menamakan diri Gerakan Rakyat Peduli Keadilan, Kamis (15/11/2018) menggelar aksi damai di depan Dinas Perhubungan Pemkab Lahat dan DPRD Lahat. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT-Puluhan massa yang menamakan diri Gerakan Rakyat Peduli Keadilan, Kamis (15/11/2018), menggelar aksi damai di Dinas Perhubungan Lahat dan DPRD Lahat.

Aksi ini digelar menyusul adanya surat toleransi dari Dinas Perhubungan Sumsel.

Surat itu menjelaskan soal dispensasi kepada sejumlah perusahaan angkutan batu-bara di lahat, boleh untuk melalui jalur umum.

Puluhan massa ini mendesak Dinas Perhubungan Lahat, untuk menolak keras surat bernomor 351.2/415/5/2018 dari Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel itu.

"Ini sudah menyalahi wewenang. Sebagai instansi pemerintah tugasnya hanya pengawasan, bukan memberikan keputusan," ucap Joni Rizal, koordinator aksi, Kamis (15/11/2018).

Baca: Istri Bupati Muara Enim: PKK Bukan Perempuan Kulu Kilir

Baca: Minat Baca Manuskrip Kurang, Prof Oman Sarankan Mahasiswa UIN Bentuk Lingkar Studi

Massa juga mendesak Pemkab Lahat dalam hal ini bupati Lahat, DPRD dan Dinas Perhubungan Lahat untuk mendukung peraturan gubernur terkait larangan melintas di jalan umum.

"Jangan ada kesenjangan. Kalau tidak boleh lewat jalan umum harus seluruhnya. Jangan hanya jalan Lahat yang hancur karena angkutan batubara," tegas Joni.

Dikatakan Joni, pihaknya juga meminta Gubernur Sumsel untuk memberhentikan segera kepala Dinas Perhubungan Sumsel.
Kemudian mendesak DPRD Lahat untuk memberikan rekomendasi kepada Pemda Lahat untuk membuat Perda larangan angkutan batubara melalui jalan umum.

"Apabila tidak diindahkan kami akan turun kejalan menyetop angkutan batubara," tambahnya.

Menanggapi aksi massa, Plt Kapala Dinas Perhubungan Lahat, Deswan Irsyad, mengatakan terkait peraturan gubernur soal larangan angkutan batubara melintas dijalan umum pihaknya akan mendukungan penuh Pergub tersebut.

Baca: Prediksi dan Link Live Streaming TV Online Indosiar Persela vs Arema di Gojek Liga 1, Jumat (16/11)

Baca: BREAKING NEWS, Mulai Jumat Besok, Mitra Gojek di Palembang Tidak Terima Pesanan Penumpang

"Tidak usah kalian desak, kita mendukung penuh keputusan Gubernur itu."

"Kalau urusan cabut, atau menolak surat edaran itu, itu bukan urusan kita. Kita hanya akan menyampaikan penolakan dari kalian," tegas Deswan Irsyad.

Dari Kantor Dishub Lahat, massa bergerak menuju Gedung DPRD Lahat.

Di tempat ini, massa Juga mendesak DPRD Lahat, memberikan rekomendasi ke Pemda Lahat untuk membuat Perda terkait larangan angkutan batubara via kereta api bisa melintas dijalur umum.

"Dalam waktu dekat kita akan memanggil instansi terkait juga perusahaan batubara. Untuk lakukan rapat dengar pendapat," kata Sudarman, anggota DPRD Lahat Dapil II. (SP/ Ehdi Amin)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved