Berita Pagaralam

Mahasiswa di Pagaralam Ditangkap, Jadi Pengedar dan Pengguna Narkoba

Upaya keras Polres Pagaralam dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pagaralam untuk pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika

Mahasiswa di Pagaralam Ditangkap, Jadi Pengedar dan Pengguna Narkoba
SRIPO/Wawan Sripo
Putra Hartama (27) Warga Talang Darat ditangkap bersama Barang Bukti Narkoba jenis ganja saat diamankan di Mapolres Pagaralam, Senin (5/11/2018). 
TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Upaya keras Polres Pagaralam dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pagaralam untuk pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika seolah tak dihiraukan oleh Putra Hartama (27) yang notabene tercatat sebagai seorang mahasiswa disalah satu perguruan tinggi swasta di Kota Pagaralam.
Pasalnya saat Polres dan BNN sedang gencar menjerat pelaku narkoba, tersangka masih nekat menggunakan dan mengedarkan barang haram jenis ganja.
Akibatnya  swarga Talang Darat Kelurahan Gunung Dempo Kecamatan Pagaralam Selatan ini ditangkap aparat satuan reserse narkoba Polres Pagaralam di Villa Seganti Setungguan Gunung Dempo, Minggu (4/11/2018).
Tersangka ditangkap setelah anggota melakukan pengintaian. Sebelum ditangkap tersangka diduga hendak melakukan transaksi di Villa Seganti Setunguan.
Setelah diintai Minggu (4/11/2018) pada pukul 16.30 WIB anggota langsung menangkap tersangka bersama barang bukti (BB) 23,88 gram ganja.
Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono, SIk MH melalui Kasatres Narkoba, AKP Syafruddin membenarkan adanya penangkapan pemakai dan pengedar narkotika jenis ganja diwilayah hukum Polres Pagaralam.
"Penangkapan tersangka ini berawal adanya Dari informasi bahwa yang bersangkutan sering melakukan transaksi narkotika di Villa Seganti Setungguan, setelah melakukan penyelidikan dan memastikannya berada dilokasi, sekitar pukul 16.30 WIB kami pun bergerak dan melakukan penggerebekkan, benar saja tersangka berhasil kami tangkap," ujarnya kepada sripoku.com, Senin (5/11/2018).
Tersangka ditangkap bersama barang bukti berupa 3 paket besar, 1 paket kecil dan 1 lintingan narkotika jenis ganja dengan berat 23,88 gram.  
"Tersangka saat ini masih kita amankan di Mapolres dan secara intensif kita lakukan pemeriksaan. Hal ini untuk mengetahui siapa pemasok barang haram tersebut," katanya.
Sementara itu, Kepala BNNK Pagaralam, Andi Kurniawan menyampaikan keprihatinannya terhadap berbagai kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kota Pagaralam.
BNNK dan pihak kepolisian melakukan sosialisasi atas bahaya Narkotika dengan cara melakukan tes urine disemua lapisan masyarakat.
"Kami sangat prihatin, disaat kami sedang gencar-gencarnya melakukan berbagai upaya pencegahan dan pemberantasan terhadap peyalahgunaan dan peredaran gelap barang haram tersebut, tetap saja para pengedar menemukan celah, namun kami tak akan surut sedikitpun dalam perang ini," tegasnya.(one)
Editor: Euis Ratna Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved