Berita Gubernur Sumsel

Pastikan Truk Batubara Tidak Melintas di Jalan Raya, Herman Deru Revisi Pergub Nomor 23 Tahun 2012

Gubernur Sumsel Herman Deru melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Nasrun Umar memastikan segera merevisi Peraturan Gubernur Nomor 23 Tahun 2012

Pastikan Truk Batubara Tidak Melintas di Jalan Raya, Herman Deru Revisi Pergub Nomor 23 Tahun 2012
Tribunsumsel.com
Gubernur Sumsel Herman Deru melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Nasrun Umar memastikan segera merevisi Peraturan Gubernur Nomor 23 Tahun 2012 tentang tata cara angkutan batubara menggunakan jalan umum di hadapan Asosiasi Pengusaha Batubara, di ruang rapat Sekda, Kamis (1/11). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Gubernur Sumsel Herman Deru melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Nasrun Umar memastikan segera merevisi Peraturan Gubernur Nomor 23 Tahun 2012.

Pergub ini tentang tata cara angkutan batubara menggunakan jalan umum di hadapan Asosiasi Pengusaha Batubara, di ruang rapat Sekda, Kamis (1/11).

Menurut Nasrun, rencana revisi ini menindaklanjuti kenyataan di lapangan bahwa banyaknya keluhan atau keberatannya masyarakat atas jalan umum yang dilalui oleh angkutan batubara.

"Ini alasan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru (HD) dan Wagub Mawardi Yahya (MY) agar Peraturan Gubernur Nomor 23 Tahun 2012  direvisi dan ditindaklanjuti dengan penataan ulang kembali jalur lintas angkutan batubara," ujar Sekda.

Baca: Penyelesaian Sengketa Tapal Batas Muba dan Muratara, Gubernur Herman Deru Janji Tidak Berat Sebelah

Rencana peninjauan ulang ini disebabkan oleh lebihnya muatan dan lebihnya jumlah kendaraan angkutan yang melintas.

Serta kecelakaan yang sering terjadi oleh karna angkutan batubara yang melintas.

"Nah ini kadang-kadang yang tidak diperhatikan perusahaan, mobil 30 ton, mobil 40 ton jalan"

"Diizinkan cuma 200 mobil setiap hari yang lewat 600-800 mobil. Belum lagi debu, kotornya jalan, bisingnya ketika subuh pun masih jalan, dan yang terakhir kecelakaan-kecelakaan yang sering terjadi,"ujarnya.

Sekda juga menegaskan bahwa sosialisasi ini bukan sebagai penutupan atau penghentian akses akan tetapi sebagai penataan ulang pemakaian jalan khusus bagi angkutan batubara.

Baca: Gubernur Herman Deru : Peringatan Hari Santri Menunjukan Sumsel Kondusif dan Religius

Akan ditentukan jalur alternatif yang tidak menggunakan jalan raya.

Halaman
12
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved