Pesawat Lion Air JT 610 Jatuh

Kisah Korban Lion Air JT 610, Haska Pegawai DJP Berbekal Tamat Satu Juz Alquran

Musibah jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 dan rute perjalanan dari Jakarta-Pangkal Pinang,

Kisah Korban Lion Air JT 610, Haska Pegawai DJP Berbekal Tamat Satu Juz Alquran
Net
Ilustrasi Pesawat Lion Air 

TRIBUNSUMSEL.COM - Musibah jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 dan rute perjalanan dari Jakarta-Pangkal Pinang, pada Senin 29 Oktober 2018 lalu, menyebar duka mendalam bagi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) RI.

Dalam penerbangan itu, terdapat 21 pegawai Kementrian Keuangan yang turut menjadi korban.

Sebanyak 14 orang yang menjadi penumpang maskapai singa merah dengan nomor penerbangan JT 610 itu merupakan pegawai Direktorat Jenderal Pajak.

Tak hanya itu, seorang pegawai Direktorat Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (p2humas), Direkrat Jenderal Pajak, Riza Almanfaluthi.

Ia menumpahkan rasa duka dan kesedihannya melalui tulisan di dalam blog pribadinya.

Berjudul "JT-610 Tinggal Landas, Haska Berbekal Tamat Satu Juz Alquran". Tulisan itu menceritakan salah satu korban yang merupakan pegawai Direktorat jenderal Pajak yang bertugas di Pangkal Pinang yaitu Tri Haska Hafidzi.

Haska menjadi salah satu dari 189 penumpang Lion Air JT-610 jurusan Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di perairan Tanjung Kerawang, Jawa Barat.

Dalam tulisannya, ia mengutip dan mengisahkan kembali kenangan dari beberapa kerabat dekat Haska.

Riza, saat dikonfirmasi Tribun Sumsel melalui sambungan telfon mengatakan tulisan itu ia buat melalui cerita dan kenangan dari beberapa teman Haska. Rabu (31/10/18)

Bercerita kepada Tribun Sumsel, pada 10 Oktober 2018 merupakan hari terakhir Riza berkomunikasi dengan Haska. 

Halaman
1234
Penulis: Euis Ratna Sari
Editor: Euis Ratna Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved