Berita Gubernur Sumsel

Kopi, Pempek, Laksan, dan Burgo Siap Dibawa Herman Deru ke Eropa, Kenalkan Produk Khas Sumsel

Gubernur Sumsel Herman Deru menerima audiensi duta besar (Dubes) Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Austria

Kopi, Pempek, Laksan, dan Burgo Siap Dibawa Herman Deru ke Eropa, Kenalkan Produk Khas Sumsel
Tribunsumsel.com
Audiensi Duta besar (Dubes) Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Austria yang berkedudukan di Wina, Darmansjah Djumala dengan Gubernur Sumsel Herman Deru di ruang tamu gubernur, Selasa (30/10) berlangsung penuh keakraban. 
 
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Gubernur Sumsel Herman Deru menerima audiensi duta besar (Dubes) Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Austria yang berkedudukan di Wina, Darmansjah Djumala, Selasa (30/10).
Saking akrabnya audiensi pun mendadak berubah menjadi agenda temu kangen dua putra daerah asal OKU Timur.
"Apa kabar kyai? sapa HD gembira saat menyambut Dubes Darmansjah.
Keduanya pun berpelukan erat dan saling bertanya kabar menggunakan bahasa komering yang fasih.
Meski lama melanglang buana ke luar negeri ternyata Darmansjah masih terdengar piawai berbahasa daerah kelahiran orang tuanya.
" Kapan kito  "Mulang Tiu" Kyai (pulang kampung)" canda HD pada Dubes.
Menurut HD sudah saatnya putra daerah memberikan kontribusinya bagi pembangunan Sumsel.
Karena itu dia juga berencana mengumpulkan putra daerah yang sudah sukses dan berhasil.
"Perlu diagendakan itu, bisa kita kumpulkan. Biar kita bisa sama-sama membangun Sumsel" ucap HD.
Terkait undangan Dubes untuk berpromosi ke Austria, HD mengaku sangat bersemangat.
Karena itu diapun meminta sejumlah kepala OPD seperti Dinas Pariwisata, Disperindag untuk segera mempersiapkan apa-apa yang bisa dibawa ke Austria untuk diperkenalkan.
Selain kopi dan pempek, menurut HD sejumlah kuliner seperti Laksan, burgo dan celimpungan bisa menjadi alternatif pilihan
Sementara itu duta besar (Dubes) Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Austria yang berkedudukan di Wina, Darmansjah Djumala mengatakan kedatangannya menemui orang nomor satu di Sumsel itu untuk mengundang Gubernur Sumsel berpromosi di Austria.
" Selama ini kita promosikan provinsi lain. Sekarang giliran Sumsel. Kita akan undang ke Austria bulan Januari dan Mei 2019," jelasnya.
Dalam agenda tersebut, Darmansjah akan menjadi co host sehingga memiliki space untuk mempromosikan beragam budaya, kesenian hingga kuliner dari berbagai provinsi di Indonesia.
"Disitu kita dapat space, ini kesempatan Sumsel berpromosi. Provinsi lain sudah sekarang giliran dusun kito ," ujar Dubes.
Selain kesenian budaya tari-tarian khas Sumsel, aneka kerajinan serta kuliner bisa dipromosikan dalam acara tersebut. 
"Nanti akan ada pertunjukan kesenian juga di sana. Ada panggung khusus. Nah tari-tarian Sumsel bisa dipromosikan,"
Menurut Darmansjah, agenda tersebut akan digelar bulan Januari 2019.
Sehingga Sumsel masih punya waktu sekitar 2 bulan lebih untuk mempersiapkan segala sesuatunya.
Lebih jauh dikatakan Darmansjah, disana bisa jadi pasar yang potensial bagi berbagai produk unggulan Sumsel, seperti kopi.
" Disana nanti akan ada buyer nya juga, ada buyer biji kopi ada yang bubuk. Nah ini kesempatan untuk mengenalkan kopi Sumsel ke Austria," paparnya.
Selain acara tersebut, kesempatan lain untuk Sumsel berpromosi adalah pada bulan Mei di PBB.
Kesempatan ini tinggal menunggu respon dari Pemerintah Sumsel.
Dengan kesiapan yang matang, bukan tidak mungkin menurut Darmansjah produk Sumsel akan mendunia.
" Jumlah penari dan kuliner tidak dibatasi. Sesuai kesanggupan pemerintah daerah," ujarnya.
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved