Berita OKI

Satu Rumah Panggung dan Tenda Hajatan Warga OKI Ambruk Dihantam Hujan Deras dan Angin Kencang

Hujan deras disertai angin kencang di Desa Pulau Beruang Kecamatan Tulung Selapan mengakibatkan satu rumah panggung ambruk

Satu Rumah Panggung dan Tenda Hajatan Warga OKI Ambruk Dihantam Hujan Deras dan Angin Kencang
Sripo/ Mat Bodok
ROBOH --Salah satu rumah panggung milik warga di Desa Pulau Beruang Kecamatan Tulung Selapan, roboh akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG-Hujan deras disertai angin kencang di Desa Pulau Beruang Kecamatan Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir (OKI), mengakibatkan satu rumah panggung ambruk.

Tidak ada korban jiwa, lantaran keluarga korban saat itu telah waspada mengungsi ke rumah tetangga.

Informasi dihimpun, pasca hujan deras, Jumat dan Sabtu (26-27/10/2018) siang itu menyebabkan banyak kekhawatiran warga.

Selain hujan, suara petir saat itu terasa sangat besar.

Baca: Cara Unik Madrasah Ibtidaiyah Daarul Aitam Palembang Memperingati Hari Sumpah Pemuda

Baca: Tips Memilih Jurusan Kuliah Menjamin Masa Depan, Ketahui Kelebihan Diri

Oleh sebab itu warga yang tinggal di rumah panggung dengan sendirinya mengungsi ke rumah warga yang jauh lebih aman.

Tak hanya rumah warga di Tulung Selapan, angin kencang juga robohkan panggung acara dan tenda pernikahan di Kelurahan Jua-jua Kecamatan Kayuagung OKI.

Saat kejadian itu, acara acara telah selesai.

Kepala Desa (Kades) Pulu beruang Sitalmin saat dikonfirmasi wartawan membenarkan, adanya rumah warganya yang roboh akibat angin kencang disertai hujan deras.

“Peristiwa robohnya rumah itu akibat adanya angin puting beliung. Selain 1 rumah roboh ada ada 10 rumah yang atapnya lepas diterpa angin," sebutnya.

Baca: Update Timnas U-19 Indonesia Vs Jepang - Tiket Piala Dunia U-20 Melayang Usai Kalah dari Jepang

Rumah milik Herwino terletak di RT 8 dusun 3 roboh setelah diterjang angin kencang pukul 14.30.

"Dari peristiwa itu, tidak ada korban jiwa," turur Kades yang telah melaporkan peristiwa ini ke dinas terkait secara lisan.

"Warga sekarang telah bergotong royong membantu korban merapihkan bahan bangunan yang bisa digunakan dipakai, untuk menegakan kembali rumah kayu panggungnya," tandas Kades. (SP/MAT BODOK)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved